Jangan Menyerah Untuk Menggapai Sesuatu

         

         
          Tulisan kali ini, gue tujukan buat diri gue sendiri, buat orang lain, buat semua orang yang masih memiliki harapan. Hidup itu keras, kadang gak semuanya bisa digapai dengan mudah. Ada jalan yang perlu dilalui untuk mendapatkan semua itu, kita hanya perlu melaluinya dengan segenap keyakinan yang ada didalam diri kita.
            Kita pernah mengalami kegagalan, seakan itu menjadi tembok penghalang untuk langkah kita maju ke depan. Jangan beranggapan bahwa kita adalah kegagalan itu sendiri, kita harus percaya bahwa dibalik kegagalan tersimpan berjuta langkah untuk kita menuju keberhasilan. Anggap saja kegagalan sebagai batu loncatan ke depannya.
            Orang hebat yang terkenal dan memberikan pengaruh besar di kehidupan dan industri dunia saat ini, mereka adalah orang-orang yang pernah mengalami kegagalan, namun hal itu tidak menyurutkan tekad dan langkah orang tersebut. Lihat saja, Thomas Alva Edison, Alexander Graham Bell, Albert Einstein, Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan banyak tokoh lainnya. Mereka adalah penemu-penemu hebat dalam sejarah dunia, Alva Edison berhasil menemukan lampu pijar, ia melakukan bermacam-macam eksperimen hanya untuk menciptakan benda yang manfaatnya begitu luar biasa dikehidupan.
            Lampu pijar, tanpa adanya itu kita masih hidup di dalam kegelapan yang hanya mengandalkan cahaya lilin. Bisa kita bayangkan, dia mencoba lalu gagal sampai ke percobaan ke sembilan puluh sembilan dia masih gagal. Lalu dia memutuskan untuk menyerah, mungkin saat ini lampu pijar tidak pernah ada. Namun sebaliknya, dia masih terus mencoba dan di percobaan yang ke seratus dia berhasil dan eksperimennya selama ini telah membuahkan hasil.
            Kesimpulannya, kita jangan mudah menyerah dalam menghadapi sesuatu. Kita harus tetap yakin dan yakin bahwa kita mampu mewujudkan semua itu. Jika kita menyerah sekarang, kita mungkin bakalan menyesal karena apa yang kita perjuangkan hanya tinggal satu langkah saja kita berhasil mendapatkannya.
Kita analogikan kayak gini kita mencari koin emas diantara tumpukan koin-koin usang yang tak bernilai dalam dalam sebuah kardus besar, kita terus mencarinya namun karena kita lelah dan tak kunjung menemukannya kita menyerah dan pergi begitu saja. Barangkali apabila kita terus berusaha mencarinya, bukan hal yang gak mungkin koin emas itu akan kita temukan. Thanks.....


EmoticonEmoticon