Fatamorgana


           
Sebuah kamuflase yang menipu mata itulah fatamorgana. Gue denger istilah ini mungkin sewaktu gue SMP, tepatnya saat pelajaran biologi. Gue gak terlalu minat dengan pelajaran tersebut. Fatamorgana terjadi ketika cuaca dalam kondisi panas dan terik, biasanya ini terjadi di padang pasir dimana biasanya pengembara berhalusinasi melihat oase/sumber mata air.
            
Selain itu, contoh kecil yaitu ketika dijalan siang-siang biasanya fatamorgana sering terjadi. Jujur gue pertama kali gak ngerti sama sekali karena gue gak pernah sekalipun melihat dengan mata kepala gue. Bertahun-tahun gue belum juga menemukan realita dari pernyataan tersebut. Dan beberapa hari kemarin gue baru percaya karena gue tahu dan menyaksikan sendiri keanehan tersebut.
            
Ceritanya gue pulang pukul satu siang, dimana cuacanya sedang terik-teriknya. Tanpa sengaja gue melihat dari kejauhan kok kayak ada genangan air dijalan, dan setelah gue mendekat ternyata itu tidak nyata/semu. Darisitu gue merasa kagum dengan fenomena tersebut. Lalu gue terinspirasi untuk menulis hal tersebut.
            
Kalau kita renungkan dunia itu fatamorgana brother, kadang dunia itu menipu mata. Semua yang terlihat indah kadang tak berujung indah. Kadang didunia kita mengejar sesuatu yang tidak pasti, membuang-buang kesempatan yang lebih berharga. Gue mungkin termasuk kedalam orang-orang yang terjebak dengan keindahan dunia, seringkali mungkin gue gak perduli dengan konsekuensi dari apa yang gue lakukan. Lebih parahnya kadang itu mengakar menjadi sebuah kebiasaan. Karena dunia itu fatamorgana, maka janganlah mudah tertipu dan terlena.


EmoticonEmoticon