Cerita Motivasi - Setangkai Anggur

sumber: google image

Suatu ketika Nuh bin Maryam, penguasa dan qodhi diwilayah Maru di Turkmenistan, hendak menikahkan putrinya yang cantik, cerdas, dan anggun. Maka berdatanganlah para pembesar dan putra-putra bangsawan untuk melamarnya dengan menawarkan mas kawin yang banyak. Namun sang putri terlihat enggan menerima pinangan-pinangan tersebut.

Hal itu membuat sang Ayah bingung, dan ia pun tak mau memilihkan calon untuk putrinya, karena akan mengecewakan yang lainnya. Hingga suatu ketika ia menengok kebun anggurnya, yang sejak dua bulan lalu dijaga oleh Mubarok seorang budak dari India. Nuh berkata. “ Hai Mubarok, ambilkan aku setangkai anggur” Lalu Mubarok memberikan anggur tersebut, tapi ketika dimakan rasanya masam. Lalu Nuh meminta dipetikkan lagi, ternyata kembali dapat yang masam. Nuh bertanya, “Subhanallah, sudah dua bulan engkau tinggal dikebun ini, tapi belum bisa mengerti juga mana anggur yang manis atau masam”

Mubarok menjawab ”Hamba belum pernah merasakannya tuan, jadi belum mengerti”

”Kenapa engkau tidak mencobanya?” tanya Nuh.

Mubarok menjawab, “Karena tuan hanya menyuruh hamba mengurusinya, dan tidak menyuruh memakannya, maka hamba tidak ingin berkhianat tuan” Rupanya Mubarok bukan hanya sekedar budak, melainkan seorang yang ahli ibadah dan taat kepada Allah.

Singkat kisah Nuh menjodohkan putrinya dengan Mubarok. Sang putri cantik itu menerima sang budak jadi suaminya, padahal pangeran-pangeran tampan telah ia tinggalkan dan dari mereka lahirlah Abdullah bin Mubarok, seorang ulama besar dikalangan Tabi’in.

-Semoga menginspirasi-
Sumber: Facebook/Cerita-Cerita Motivasi


EmoticonEmoticon