15 Permainan Tradisional Anak-Anak Yang Hampir Punah


Permainan dalam dunia anak-anak adalah hal yang sangat penting dalam proses perkembangannya. Hubungan antara anak dan permainan hampir tidak dapat dipisahkan karena pada dasarnya anak itu suka bermain. Dalam proses bermain, anak-anak akan menjalani kontak sosial dengan teman sebayanya.

Kita yang mungkin lahir tahun 90’an masih mengenal permainan-permainan tradisional dimana solidaritas dan kerjasama antar teman itu dibutuhkan. Akan tetapi, di era yang serba canggih ini permainan-permainan tersebut sudah mulai terlupakan. Hal ini disebabkan oleh pengaruh gadget dan game-game online yang beraneka ragam. Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin membahas beberapa permainan tradisional yang eksistensinya sekarang sudah hampir punah.

1. Petak Umpet


sumber: mainantradisionalindonesia.wordpress.com

Petak umpet merupakan salah satu permainan yang seringkali kita mainkan waktu kecil. Ada yang bertugas sebagai penjaga dan yang lain harus bersembunyi di tempat-tempat yang tidak mudah dilihat oleh si penjaga. Permainan ini sangat menyenangkan dan juga lumayan deg-degan karena takut apabila persembunyian kita ditemukan.

2. Meriam Bambu

sumber: steemit.com

Masa kecil kita mungkin kurang greget kalau tidak pernah bermain meriam bambu. Ketika kita memainkan permainan kita, seolah-olah kita sedang berperang dalam sebuah medan. Suara ledakan dari meriam bambu ini kadang cukup bising dan membuat sakit telinga jika kita tidak menutup telinga kita. Akan tetapi, keseruan dari permainan ini tidak dapat kita elakkan meskipun memang permainan ini cukup berbahaya.

3. Layangan

sumber: portalarjuna.net

Salah satu permainan wajib anak-anak jaman dulu adalah bermain layangan baik di sawah atau pekarangan rumah. Kadang kita dulu suka bersaing siapa yang layangannya terbang paling tinggi dan kalau putus kita dengan sukarela mengejarnya tak peduli seberapa jauh jarak yang ditempuh. Mungkin jaman sekarang masih ada beberapa anak yang memainkan layangan, tapi saya yakin kepopuleran layangan tak seperti dulu lagi.

Baca juga: 3 Serial Chousheisin yang Keren

4. Gobak Sodor


sumber: tamanmujadetis.blogspot.com

Gobak sodor merupakan sebuah permainan yang dilakukan secara tim atau beregu yang terbagi menjadi dua kubu. Entah saya sedikit lupa bagaimana aturan permainannya. Intinya ada satu kelompok yang bertugas menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir, sedangkan kelompok yang lain harus bolak-balik dalam area lapangan yang ditentukan untuk mencapai kemenangan. Biasanya tempat bermain gobak sodor ini di tempat yang luas.

5. Pletokan/Jedoran

sumber: twitter.com

Permainan ini merupakan permainan tembak-tembakan. Kita biasanya memainkan permainan ini di kebun atau ladang yang penuh pepohonan dan cocok dijadikan medan perang. Pletokan ini biasanya terbuat dari ranting bambu dan untuk pelurunya bisa menggunakan kertas basah atau bunga dari jambu air.

6. Engklek


sumber: permainan-tradisional.com

Engklek juga termasuk salah satu permainan tradisional yang cukup populer di kalangan anak-anak jaman dulu. Cara mainnya adalah kita menggambar enam balok atau lebih tergantung jenis engklek yang ingin dimainkan di atas tanah dan mencari gacoan yang akan dilempar berupa bekas pecahan genteng atau sejenisnya. Setiap pemain harus melewati kotak-kotak itu dengan satu kaki dan tidak boleh menyentuh garis atau keluar dari kotak.

7.Ular Naga


sumber: idntimes.com

Permainan ini biasa dilakukan paling tidak oleh tujuh anak, dimana dua anak bertugas sebagai penjaga. Biasanya dalam permainan ini anak-anak menyanyikan sebuah lagu daerah atau lagu lain. Ketika lagu berhenti, anak yang tertangkap oleh penjaga harus keluar dari permainan.

8. Bola Kasti

sumber: bcvirtualpublisher8.wordpress.com

Selanjutnya adalah permainan bola kasti. Mungkin sekarang permainan ini masih dilakukan oleh anak-anak baik terutama pas pelajaran oleh raga. Biasanya permainan ini dilakukan di lapangan atau pekarangan yang cukup luas dan hanya bermodalkan kayu sebagai pemukul serta bola kasti. Permainan ini cukup menyenangkan, karena selain bermain kita juga bisa berolahraga mengeluarkan keringat.

9. Bentengan


sumber: masirul.com

Seperti namanya, permainan ini merupakan permainan dimana para tim saling menyerang benteng lawannya untuk memperoleh kemenangan. Para tim dapat memilih bentengnya sendiri baik itu di pohon atau di tiang atau mungkin juga ditembok. Permainan ini cukup melelahkan karena terdapat proses kejar-kejaran di dalamnya.

10. Lompat Tali


sumber: gpswisataindonesia.wordpress.com

Permainan ini biasanya dilakukan oleh anak-anak perempuan. Mereka biasanya menggunakan tali yang berasal dari banyak karet yang gabungkan hingga memanjang. Permainan ini biasanya dilakukan oleh tiga orang, dimana dua anak bertugas mengayunkan tali sedangkan yang satunya melompati tali tersebut.

11. Kelereng

sumber: permainan-tradisional.com

Kelereng mungkin saat ini sudah jarang ditemui. Saya pun juga sudah jarang menemukan anak-anak yang bermain kelereng, padahal waktu saya kecil permainan ini terbilang sangat populer ketika sedang musim. Cara mainnya adalah kita harus menyetorkan dua atau tiga kelereng untuk disusun secara vertikal. Kemudian kita harus melempar kelereng gaco kita tepat di kepala atau mungkin di tengah badan kelerang yang tersusun secara vertikal tadi agar kelereng yang kita peroleh itu cukup banyak.

12. Congklak atau Dakon


sumber: dik.my.id

Congklak atau dakon merupakan salah satu permainan yang cukup mengasah otak. Biasanya papan dakon ini terbuat dari kayu atau plastik, bisa juga hanya dengan menggambar bulatan yang agak besar di tanah atau pekarangan rumah. Untuk biji dakon, kita dapat menggunakan batu kerikil atau mungkin cangkang kerang. Permainan ini bisa dilakukan oleh anak laki-laki atau juga anak perempuan.

13. Ketapel


sumber: masirul.com

Ketapel terbuat dari ranting pohon jambu yang berbentuk huruf Y, pentil ban yang dililitkan di kedua sisinya dan kalep sebagai tempat peluru. Dengan ketapel kita bisa mengasah skill menembak kita sewaktu masih kecil. Biasanya yang sering kita jadikan sasaran adalah buah jambu yang masih ranum di pohon atau mungkin juga burung yang sedang hinggap di ranting.

14. Benthik atau Patil Lele


sumber: bankerilmu

Permainan ini mungkin sekarang sudah punah tertelan zaman. Tidak banyak anak jaman sekarang yang tahu permainan ini. Benthik (Toklik di daerah saya) merupakan permainan yang membutuhkan sebilah tongkat panjang dan tongkat kecil baik dari kayu pohon jambu atau pohon lain. Permainan ini bisa dilakukan secara individu atau juga beregu.

15. Dam-Daman
sumber: wisata-indonesia-elipl.blogspot.co.id

Permainan ini merupakan permainan yang cukup sederhana dan konsepnya sekilas mungkin hampir sama dengan catur modern. Alat yang digunakan dalam permainan ini pun mudah dicari seperti batu kerikil, daun, atau mungkin pecahan genteng yang disusun secara rapi. Melangkahnya pun bebas, bisa ke kanan ke kiri atau pun menyamping.

Baca juga: 37 Mainan Masa Kecil yang Membuat Nostalgia
***

Mungkin itu saja teman-teman beberapa permainan tradisional yang sudah hampir punah saat ini. Sebenarnya masih ada beberapa permainan tradisional lainnya yang mungkin luput dari pembahasan saya kali ini. Akan tetapi, kelima belas permainan di atas merupakan beberapa permainan yang cukup membuat saya bernostalgia dan menyimpan memori-memori masa kecil. Semoga artikel ini bisa sedikit mengobati kerinduan kalian akan masa kecil kalian. Thanks.


EmoticonEmoticon