25 Adegan One Piece Terbaik

One Piece memang selalu punya adegan-adegan yang wow dan kadang membuat merinding. Mungkin jika dihitung ada banyak sekali adegan keren, namun pada kesempatan ini aku ingin membagikan pendapatku tentang adegan terbaik selama menikmati manga ini. Sebelumnya, aku juga mengambil referensi dari blog allnewtonyohoho yang membahas tentang topik yang sama. Baiklah, langsung saja ini dia adegan-adegan terbaik di One Piece versi MogiMogy.

25. Pertarungan Sanji dan Luffy



Sanji adalah orang yang punya respect yang cukup tinggi terhadap Luffy. Ia terjebak di dalam kondisi yang kurang menguntungkan dan hal itulah yang memaksanya untuk melawan Luffy yang sudah babak belur melawan salah satu komandan Big Mom. 

Jika kita lihat kilas balik, dulu Usopp juga pernah bertarung totalitas dengan Luffy. Namun bagiku, pertarungan kali ini lebih dramatis dan menggiris hati. Luffy tidak melawan sama sekali dihajar mati-matian oleh Sanji. 

Di akhir pertarungan Sanji menangis meski harus ia tahan.

Kata-kata Luffy yang menurutku sungguh keren di adegan ini:

“Semakin kau menendangku.. Semakin keras kau menendangku JUSTRU BUKAN AKU YANG MERASAKAN KESAKITANNYA. KITA MASIH BELUM SELESAI, PETUALANGAN SEDANG MENANTI KITA……..
JANGAN MEMBUATKU MENUNGGU LAMA SANJI, TANPA DIRIMU, AKU TAKKAN PERNAH BISA, TAKKAN PERNAH BISA MENJADI RAJA BAJAK LAUT

24. Pertemuan Sabo dan Luffy di Coloseum Corrida




Setelah lebih dari sepuluh tahun tidak bertemu, Luffy tentunya sangat kaget ketika pertama kali bertemu Sabo. Ia pikir, Sabo telah lama meninggal karena  kapalnya meledak waktu ia pertama kali berlayar ke lautan. Pertemuan ini bagiku sungguh mengharukan, kebahagiaan Luffy pun bercampur dengan rasa terkejutnya. 


Baca juga: Peringkat Kekuatan 11 Supernova

Sabo ternyata kehilangan ingatannya setelah insiden ledakan kapal, ia diselamatkan oleh Dragon dan menjadi orang nomor dua di Revolutioner Army. Ingatannya pun kembali setelah membaca kabar kematian Ace di koran. Ia depresi berat ketika mengetahui bahwa Ace telah mati.

23. Penghancuran Kue Pesta Pernikahan dan Foto Mother Caramel




Entahlah, aku sejujurnya agak enggan memasukkan tapi juga sayang kalau dilewatkan. Adegan ini menurutku cukup pas namun di luar perkiraan. Ide Luffy yang menggandakan dirinya dengan memanfaatkan kekuatan cermin dari Brulle patut diacungi dua jempol. Mengapa? Karena dibalik keluguan dan kebloonan Luffy, ide ini sungguh jenius. Bege pun mengakui bahwa ide itu memang sungguh di luar perkiraan dan terbukti mampu mengacaukan suasana pesta dalam sekejap. 



Satu lagi yang cukup mengejutkan adalah Brook menyamar menjadi Luffy di antara sekian banyak Luffy.

22. Salju Merah Jambu yang Mekar di Kerajaan Drum



Ini merupakan salah satu adegan paling romantis menurutku di One Piece, hehe. Salju-salju berwarna merah jambu serta disinari rembulan itu berpadu dengan Drum Rock yang menjulang tinggi, sekilas bahwa hal ini menunjukkan Sakura mampu mekar di pulau bersalju. Adegan ini mengisyaratkan akan keberhasilan impian dari seorang pria. Meskipun Dr. Hiluluk telah tiada, impiannya telah terwujud dan akan terus hidup di dalam hati penerusnya yaitu Tony Tony Chopper.

21. “Jika melindungi Kapten saja tidak bisa. Impian apapun tidak ada artinya..”



Itu adalah kata-kata Zoro ketika hendak mengorbankan nyawanya demi melindungi Luffy. Ini merupakan salah satu adegan yang terbaik menurut saya karena di sini terlihat bahwa pengabdian Zoro terhadap Luffy tidak perlu dipertanyakan lagi, meskipun Sanji juga turut mempertaruhkan nyawanya lalu dihadang oleh Zoro. 



Keberanian Zoro mampu membatalkan niat Kuma untuk menghancurkan SHP, sebagai gantinya ia harus menerima rasa sakit Luffy yang diakibatkan oleh pertempuran melawan Moria. Sungguh keajaiban ia masih hidup setelah mengeluarkan banyak darah.

20. Tebasan Law yang Membelah Gunung di Punk Hazard



Adegan ini dimulai ketika Vergo mengaliri tubuhnya dengan haki sehingga ia terlihat sangar. Namun Law merasa tenang tanpa ketakutan setelah mendapatkan jantungnya. Ia kemudian menebas Vergo dengan kekuatan buah Ope-Ope miliknya. Tebasan itu berujung pada terbelahnya gunung salju di Punk Hazard beserta isi laboratorium Caesar yang memproduksi bahan baku Smile. Sebenarnya yang menjadikan adegan ini tambah keren adalah kata-kata Law.



“Sudah 2 tahun berlalu setelah perang.. Sebenarnya siapa yang telah melakukan pergerakan? Kalian hanya malah menjaga perdamaian.. Shirohige hanya mengakhiri sebuah era… Marinir memang telah menyiapkan kekuatan tempur baru, tapi mereka tidak menentang siapapun, seolah-olah mereka bersiap akan sesuatu… Perang tersebut hanyalah pembukaan.. Kau selalu mengatakan bersamaan dengan ombak yang tak terhentikan.. Era baru orang-orang yang terhebat akan tiba… Aku telah menghancurkan roda-rida dunia… dan tak seorangpun yang akan bisa membuatnya kembali”

19. Pemukulan Naga Langit



Ternyubitoo merupakan bangsawan atas dunia, tak seorang pun boleh memukul mereka. Namun pantangan ini diabaikan oleh Luffy tanpa peduli konsekuensi yang harus diterima olehnya. Ia memukul salah satu Ternyubitoo  dengan kuat di tempat pelelangan karena telah menyakiti salah satu temannya. Ini merupakan salah satu adegan Luffy yang sungguh keren. Ia sempat mendapat pujian dari rivalnya Eustass Kid dan Trafalgar Law atas tingkah nekatnya.

18. Kekalahan SHP di Sabaody Archipelago



Aku sempat meneteskan airmata ketika menyaksikan adegan ini. Luffy sangat terpukul karena tidak bisa menyelamatkan satu pun temannya. Semua kru SHP satu per satu dilempar oleh Kuma dengan kekuatan teleportasi ke tempat tertentu. 



Kekalahan ini merupakan kekalahan telak Luffy dan teman-temannya sekaligus menjadi titik balik untuk meningkatkan kekuatan mereka sebelum memasuki New World.

17. “Luffy… Tolong”



Itu adalah kata-kata Nami yang sudah putus asa karena usaha kerasnya dikhianati oleh Arlong. Adegan ini cukup dramatis, awalnya Nami marah dan melukai lengannya untuk menghapus tato dari Arlong. 



Luffy yang melihat itu  pun mendekat dan menghentikan Nami. Terjadi percakapan di antara keduanya, Nami yang sudah putus asa kemudian meminta bantuan Luffy untuk mengalahkan Arlong. Sebagai bentuk kepercayaan, Luffy pun menitipkan topi jerami berharganya kepada Nami.

16. “Aku adalah penjaga semangat Arabasta. Falcon”



Kata-kata Pell pada detik-detik terakhir sebelum ledakan bom raksasa. Ia dengan penuh kerelaan diri mengorbankan nyawanya agar bom yang telah dipasang Crocodile tidak meluluhlantakkan kota. 



Dengan kekuatannya ia terbang setingg mungkin dan membiarkan bom itu meledak di langit. Adegan ini merupakan salah satu pengorbanan paling keren di One Piece.

15. “Ayahmu tak lain dan tak bukan adalah si Raja Bajak Laut, Gol D Roger”



Sebuah pengakuan di panggung eksekusi yang menggemparkan di seluruh dunia. Para fans tentunya tidak pernah menyangka sama sekali jika Ace adalah putra kandung Raja Bajak Laut. Ini merupakan sebuah kejutan besar di One Piece. Yang lebih dramatis adalah Shirohige berkenan merawat Ace selayaknya keluarga sendiri, padahal ia adalah anak dari rivalnya.

Baca juga: Naruto vs One Piece – Pembahasan Komparatif dari Berbagai Segi

14. Tanda Persahabatan SHP dan Nefertari Vivi



Sungguh adegan ini menggambarkan persahabatan yang sangat epic. Meskipun Vivi tidak ikut berlayar bersama SHP, ia tetaplah sahabat Luffy dkk. Simbol di lengan kiri mereka adalah bukti persahabatan mereka.

13. “I have my crew..”



Setelah kematian Ace, Luffy mengalami depresi berat dan hendak membunuh dirinya sendiri. Untungnya, hal itu dapat dihentikan oleh Jinbei. Ia berkata kepada Luffy dengan sedikit kekerasan agar Luffy cepat bangkit dari keterpurukannya,

“Jangan menghitung apa yang telah hilang darimu, kamu tidak kehilangan segalanya.” Ucap Jinbei kala itu kepada Luffy.

12.Sambaran Petir di Panggung Eksekusi, Logue Town.



Merupakan sebuah keajaiban ketika Luffy mampu lolos dari eksekusi yang hendak dilakukan oleh Buggy si Badut. Sebelum eksekusi itu dimulai, Luffy sempat mengucapkan kata-kata bahwa ia akan menjadi Raja Bajak Laut kelak. Zoro dan Sanji juga sempat mencoba mengagalkan eksekusi itu, namun ia dihadang oleh anak buah Buggy. 



Mengetahui bahwa ia akan mati, Luffy tersenyum lebar dan bersikap tenang, dan secara ajaib petir menyambar tempat eksekusi tersebur.


Baca juga: 15 Buah Setan yang Bersifat Destruktif dengan Daya Hancur Tinggi

11. Berkumpulnya 11 Supernova



Salah satu momentum yang cukup epic di One Piece adalah berkumpulnya para Supernova di One Piece. Mereka adalah para bajak laut dengan bounty lebih dari 100 juta Berry. Masing-masing memiliki kekuatan dan penampilan yang berbeda-beda. Mereka dicap oleh pemerintah sebagai Worst Generation.

10. Hewan Buas yang Jatuh dari Langit




Siapa yang tidak kaget dengan kemunculan sosok Yonkou yang satu ini? Sungguh, aku sangat terpukau ketika karakter ini pertama kali diperkenalkan oleh Eichiro Oda. Yup, Kaidou adalah orang yang super greget, bayangkan ia memiliki hobi gila yaitu bunuh diri. Narasi tentang profil dirinya juga sangat menegangkan, ia berkali-kali pernah dijatuhi hukuman mati, tapi tak ada satupun senjata yang mampu membunuhnya. Setelah jatuh dari langit, ia berteriak dengan kencang, kata-kata yang menurutku sungguh menantang,



“AKU TAK PEDULI JIKA DUNIA INI HANCUR, SUDAH SAATNYA MEMULAI PERANG TERBESAR ABAD INI”

9. Terbentuknya Aliansi SHP



Sejujurnya aku sendiri tidak pernah menyangka jika di ending arc Dressrosa, para ksatria yang menentang Doflamingo membentuk aliansi dengan Luffy. Kupikir bahwa Luffy akan menambah satu anggota baru, tapi ia malah mendapatkan anak buah dalam jumlah yang besar yaitu sekitar 5.600 orang. 


Yang paling kocak adalah upacara tukar cawan yang sungguh absurd. Jika pada umumnya seseorang saling bertukar cawan untuk membentuk sebuah ikatan, tapi Luffy menolak hal itu. Dan pada akhirnya para ksatria itu rela menawarkan diri menjadi pengikut Luffy dengan meminum cawan mereka sendiri.

8. Kematian Edward Newgate



Kematian Shirohige juga merupakan salah satu adegan terbaik menurutku. Ia mati berdiri dengan gagah, tanpa luka punggung sedikitpun. Hal itu menunjukkan bahwa Shirohige tidak pernah lari dari musuhnya. Kematian Shirohige menandakan berakhirnya sebuah era dan melahirkan era yang biru. Sebelum ia mati, Shirohige mengeluarkan kata-kata yang menggemparkan dunia,



“Suatu saat nanti, akan muncul orang-orang yang meneruskan semangat Ace, meski darah keluarga mereka telah terputus, nyala api mereka tak akan pernah padam. Sejak zaman dahulu diwariskan secara turun temurun, lalu di masa depan akan muncul orang yang akan menentang dunia ini, dengan memikul sejarah ratusan tahun tersebut…. Sengoku, kalian dan pemerintah dunia takut akan perang yang melibatkan dunia tersebut, Aku tak berminat pada itu. Tapi di saat harta itu ditemukan oleh seseorang maka dunia akan kacau. ONE PIECE BENAR-BENAR ADA.”

7. Pemakaman Going Merry Go



Salah satu adegan paling sedih di One Piece adalah pemakaman kapal pertama Luffy, Merry Go. Setelah membantu SHP menyelamatkan diri dari Enies Lobby, punggung kapal Merry terbelah dan kondisinya sudah rusak parah. Dengan sangat berat hati, Luffy memutuskan untuk melakukan pemakaman dengan membakar Merry Go di tengah lautan. Di tengah prosesi berkabung itu, salju turun menyelimuti lautan dan terdengarlah suara dari jiwa Merry Go,

“Maaf, sebenarnya aku masih ingin mengantarkan kalian lebih jauh, maafkan aku. Andai aku masih bisa berpetualang bersama kalian.. walau begitu aku sangat bahagia. Terimakasih banyak karena telah menyayangiku selama ini.”

6. “Paman, Kau dengar? Kami telah menemukan kota emas yang dinanti selama 400tahun ini! Kota emas itu.. Ada di langit”



Kata-kata itu tidak diucapkan Luffy secara langsung, melainkan itu adalah suara hatinya. Selama ini kita tahu bahwa Luffy tidak pernah digambarkan berbicara dalam hati, ia adalah karakter yang selalu mengucapkan kata-kata yang ada dipikirannya secara langsung tanpa berpikir.  



Kata-kata Luffy di atas menurutku cukup bijak mengingat cerita menyedihkan dari Norland dan perjuangan Cricket demi membuktikan kebenaran tentang kota emas yang diceritakan oleh nenek moyangnya. Selain itu, Luffy juga membuktikan bahwa pulau langit itu memang ada, terbukti dari siluetnya yang mampu dilihat oleh penduduk di pulau Jaya, khususnya Bellami dkk.

5. Kematian Portgas D Ace



Aku tak mampu menahan airmataku untuk tidak jatuh ketika menonton bagian ini. Kematian Ace adalah hal yang benar-benar mengejutkan dan membuat para fans terpukul. Ace adalah kakak yang sangat disayangi oleh Luffy. Tragisnya, Ace mati demi melindungi Luffy dari serangan magma Akainu. Sebelum mati, Ace mengucapkan beberapa kaimat terakhir,



“Hanya satu yang akhirnya tidak kesampaian, aku tidak bisa melihatmu mewujudkan impianmu. Tapi aku yakin kau bisa mewujudkannya karena kau adalah adikku….yang sesungguhnya aku inginkan tampaknya bukanlah kebenaran, aku hanya ingin jawaban apakah aku boleh terlahirkan ke dunia ini…Hah, aku sudah tak bisa bersuara keras lagi, Luffy tolong sampaikan apa yang aku ucapkan ini kepada yang lainnya. Ayah, semuanya… lalu Luffy, hingga hari ini aku yang tak berguna ini, aku yang keturunan setan ini.. Terimakasih telah bersedia menyayangiku”

4. Declaration of War



Selanjutnya adalah pernyataan perang Luffy kepada pemerintah dunia dengan menyuruh Soge King membakar bendera pemerintah dunia. Semua orang yang berada di sana sangat terkejut dengan aksi gila Luffy. Meskipun dunia menjadi musuh Luffy, ia tak peduli asalkan mampu menyelamatkan Robin. Menurutku, ini merupakan adegan paling keren dan paling gila yang pernah dilakukan Luffy.

3. “A Man’s Dream Will Never Die”



Kata-kata di atas merupakan salah satu kata yang membakar semangatku dalam menjalani kehidupan. Kata-kata dari seorang pemimpi besar yang percaya dengan kekuatan mimpi tersebut. Teach mengatakan hal itu dengan lantang di depan Luffy yang baru dihajar oleh Bellamy karena berbicara tentang mimpi. Secara tidak langsung adegan ini menggambarkan dua orang besar yang kelak akan bertarung di masa depan. Selain itu, kata-kata Teach ini juga menggambarkan tema dari One Piece itu sendiri dimana masing-masing karakter punya keinginan untuk mewujudkan mimpi masing-masing.

2.”Ini baru saja dimulai, sejarah terbesar yang akan terjadi. The Throne Wars!”


Aku cukup merinding menyaksikan Doflamingo mengatakan hal tersebut. Kalimat yang mengisyaratkan bahwa akan terjadi perang besar di chapter-chapter ke depan. Perang yang akan memperebutkan tahta raja bajak laut. Sunguh, Doflamingo adalah karakter antagonis yang sangar, meskipun dalam kondisi dikurung, ia masih mampu tertawa layaknya psikopat dan terlihat bergairah dengan perang besar yang akan terjadi nanti.



Perang tahta yang dibicarakan Doflamingo mungkin akan melibatkan antara Marinir, Yonkou, atau mungkin para Supernova. Ia juga turut mempertanyakan para penyandang gelar D, yang sewaktu-waktu akan muncul. Dengan lantang, Doflamingo juga turut memperingatkan para bangsawan di Mariejoa bahwa mereka harus bersiap-siap turun dari singgasananya.

“Siapa yang akan saling bertarung? Dan siapa yang akan saling mengkhianati?” Kalimat dari Doflamingo yang satu ini cukup ambigu dan logis, ini merupakan tanda tanya besar. Tentunya perang itu akan menjadi perang terbesar dalam sejarah, perang Tahta.

1.Kebenaran Road Poneglyph


Aku sengaja menaruh ini di urutan pertama sebagai adegan terbaik, karena alur cerita mulai berubah arah dan semakin jelas. Meskipun di Zou kemarin porsi pertarungan lebih sedikit tapi tidak mengurangi tensi cerita. Malah di arc itu banyak informasi yang dijelaskan dan mengungkapkan kebenaran yang selama ini dipertanyakan.




Dengan kemunculan Road Poneglyph menjelaskan alasan mengapa orang tidak bisa mencapai Raftel yang selama ini membuat penasaran. Yang lebih menantang adalah Road Poneglyph itu sendiri ada empat bagian. Normalnya untuk mencapai Raftel, orang harus bisa membaca dan memecahkan isi dari Road Poneglyph. Dan darisitu kini peran Robin di SHP semakin jelas, karena ia adalah kunci penting dalam mengartikan tulisan-tulisan Poneglyph tersebut.

Bisa dikatakan bahwa SHP saat ini sudah lebih dekat menuju Raftel dibandingkan karakter lain, karena mereka sudah memiliki penerjemah dan satu Road Poneglyph. Kebenaran lainnya adalah para pembuat batu-batu tersebut, klan Kouzuki, nenek moyang Momotaro. Meskipun demikian, masih ada potongan teka-teki yang belum terpecahkan dan masih disimpan rapat oleh Oda.

***

Mungkin itu saja gaes, 25 adegan One Piece versi MogiMogy. Tulisan di atas hanyalah sekedar opini dari saya, tentu masih banyak adegan lain yang tak kalah keren dan kalian mungkin juga punya adegan favorit tersendiri. Akhir kata, mohon maaf jika ada kata-kata yang salah atau mungkin kurang berkenan. Sekian, Thanks.
Previous Post Next Post

Contact Form