7 Karakter Anime yang Memiliki Kekuatan Ledakan


Selamat malam sobat sekalian! Kali ini, saya pengen membahas karakter-karakter anime yang memiliki kemampuan ledakan. Kemampuan ini cukup jarang dimiliki oleh karakter anime, tetapi kemampuan ini memiliki dampak kerusakan yang cukup besar bagi musuh.

Nah, kali ini MogiMogy sudah merangkum beberapa karakter anime yang memiliki kekuatan tersebut. Siapa sajakah mereka? Langsung saja yuk kita ulas bersama berikut ini.

1. Mr. 5 – One Piece



Mr. 5 adalah salah satu anggota Baroque Works yang dipimpin oleh mantan Sichibukai, Crocodile. Dia memakan buah setan Bomu Bomu no Mi yang membuatnya mampu menjadi manusia bom. Seluruh tubuhnya dapat menjadi bom yang bisa meledakkan musuh-musuhnya.

Tekniknya yang paling unik adalah Nose Fancy Cannon. Dengan teknik ini, Mr. 5 menggunakan upilnya sebagai peluru peledak dan melemparkannya ke arah musuh yang menjadi targetnya. Teknik ini pernah dia gunakan ketika berhadapan dengan Zoro di Whiskey Peak.

2. Deidara – Naruto Shippuden


Deidara ialah salah satu anggota Akatsuki yang berasal dari Iwagakure. Ketika berada di Akatsuki, Deidara berpartner dengan Sasori yang sama-sama seniman dalam menjalankan misi. Dia merupakan murid dari Tsuchikage ketiga, Ohnoko dan memiliki Kekkei Genkei elemen ledakan.

Deidara menggunakan tanah liat untuk dijadikan bahan peledak dan juga karya seninya. Dia bahkan mencuri jutsu terlarang milik desanya karena terlalu terobsesi dengan seni sehingga membuatnya menjadi ninja pelarian.

Selain itu, Deidara juga terampil membuat tanah liat itu menjadi beragam variasi, seperti laba-laba dan juga burung untuk melumpuhkan musuh-musuhnya. Kemampuan Deidara ini mampu membuat Gaara tak berkutik dan menjadi korban Akatsuki.

3. Bakugou Katsuki – Boku no Hero Academia



Bakugou merupakan salah satu murid U. A High School sekaligus teman dan rival Izuku Midoriya. Dia memiliki Quirk atau bakat, yaitu explosion atau ledakan. Saat ini, dia bersama dengan teman-temannya berlatih di sekolah pahlawan untuk menjadi Pro Hero yang mampu menyelamatkan banyak orang dari serangan para penjahat.

Bakugou memiliki sikap yang arogan serta angkuh terhadap orang lain sehingga membuat teman-temannya kadang kesal. Namun, dia merupakan anak yang cukup tangguh dan memiliki fisik yang cukup berotot.

Dalam mode pakaian pahlawan, Bakugou terlihat sangat sangar. Dia menggunakan alat bantu yang berbentuk semacam granat yang mampu menyimpan kemampuan ledakannya. Ketika senjata itu dilepaskan, Bakugou mampu menciptakan ledakan dalam skala besar yang mungkin dapat menghancurkan sebuah bangunan.


Baca juga: 12 Organisasi Paling Sangar di Anime

4. Genthru – Hunter x Hunter



Gentrhru ialah salah satu karakter antagonis yang muncul dalam anime Hunter x Hunter. Dia menjadi musuh utama dalam arc Greed Island yang dilawan Gon. Pada awal kemunculannya, dia merupakan sosok yang bersahabat, tetapi sosok aslinya muncul ketika dia mengaku sebagai sosok yang bernama Bomber.

Genthru memiliki Nen bertipe Conjuration dan memiliki kekuatan ledakan. Dia juga terampil dalam pertarungan dan berniat menyelesaikan permainan Greed Island. Selain itu, dia juga memiliki kemampuan intelegensi yang tinggi. Kemampuan Genthru yang seperti itu mampu membuat Gon kewalahan hingga dia kehilangan salah satu tangannya akibat pertarungan sengit melawannya.

5. Gladius – One Piece



Gladius adalah anggota eksekutif bajak laut Donquixote. Dia memakan buah setan Pamu Pamu no Mi yang membuatnya mampu menjadi manusia peledak. Dia juga memiliki sikap yang cukup arogan serta tidak sabaran.

Kemampuan bertarung Gladius sangat mumpuni. Dia dapat dengan mudah meledakkan apapun dengan skala ledakan yang sangat besar yang mampu memporakporandakan keadaan di sekitarnya.

Selain itu, Gladius juga mampu meledakkan dirinya sendiri. Dia juga terlihat mahir menggunakan senjata pistol dalam beberapa scene. Di Dressrosa, dia dikalahkan oleh Bartolomeo yang merupakan penggemar setia Luffy.

6. Jackal – Fairy Tail



Jackal ialah salah satu iblis ciptaan Zeref yang tergabung dalam guild kegelapan Tartaros atau juga dikenal dengan Nine Demon Gates. Berbeda dengan para penyihir di Fairy Tail, para iblis ini tidak menggunakan sihir, tetapi menggunakan kekuatan kutukan.

Kekuatan Jackal sendiri merupakan ledakan yang super kuat. Dia bahkan mampu menghancurkan Dewan Sihir Tertinggi di Isghar dengan mudah hingga membuat dunia sihir kacau. Di antara iblis yang lainnya, kekuatan Jackal termasuk yang paling destruktif. Dalam mode Etherious, dia bahkan mampu berubah menjadi siluman serigala atau Werewolf. Namun, dia berhasil dikalahkan oleh Natsu.

7. Rinko Jerrard – The Law of Ueki



Rinko ialah seorang gadis muda yang berumur 15 tahun. Dia berasal dari keluarga yang kaya, tetapi dia tidak dapat menemukan teman sejati karena kebanyakan teman-temannya hanya ingin kekayaannya saja. Dia bergabung menjadi teman Ueki dan memilih untuk membantu Ueki sepanjang cerita.

Rinko memiliki kemampuan untuk merubah manik-manik menjadi bom. Dia juga dapat menambahkan beberapa aksesoris untuk memperkuat kemampuan bomnya. Beberapa tekniknya yang kuat antara lain ialah Rinko Rocket dan juga Rinko Cannon.
***
Nah, mungkin itu saja kawan, beberapa karakter anime yang memiliki kemampuan ledakan. Semoga artikel ini menambah wawasan kalian seputar anime, ya. Thanks atas kunjungannya.

Baca juga: 45 Quotes Keren Karakter-Karakter Anime Bleach

Makna Tangisan Seorang Lelaki

source: pixabay

Menangis adalah hal yang biasa bagi setiap manusia ketika ia sedang bersedih hati. Menangis dapat menjadi sarana untuk melampiaskan semua amarah, gelisah, beban, ataupun derita yang terpendam di dalam benak seseorang, yang tak dapat diungkapkan melalui kata-kata, tetapi dengan air mata.

Namun, menangis terkadang menjadi hal yang tabu bagi sebagian orang, khususnya bagi para lelaki. Lelaki sering diidentikkan dengan sosok yang tegar dan kuat. Sementara itu, menangis identik dengan orang yang lembek dan cengeng. Oleh sebab itu, lelaki sebisa mungkin mencoba bersikap tegar dan enggan menitikkan air mata, meskipun hatinya sedang rapuh dan terluka.

Lelaki juga makhluk yang enggan bercerita dan juga mengutarakan isi hatinya. Terkadang, kebanyakan lelaki lebih memilih memendam perasaan itu sendirian. Ia hanya mau bercerita kepada orang-orang tertentu yang dia percaya dan juga ketika waktunya sudah tepat juga bersahabat. Ia lebih senang menggunakan akal dan pikiran daripada emosi yang terkadang membuat semuanya di luar perkiraan. Alhasil, ia sebisa mungkin menekan kesedihan itu dengan akal dan memendam air mata itu di dalam benaknya.

Sayangnya, sekuat-kuatnya seorang lelaki, adakalanya dia akan menangis pada momen-momen tertentu yang mengharuskan dia untuk menangis, seperti momen ketika ia tengah kehilangan seseorang yang sangat dicintainya, gagal menggapai impiannya, atau momen mengharukan yang membuat dia tak kuasa menahan air matanya.  

Pada momen-momen tersebut, tangis seorang lelaki bukan menandakan bahwa dia lemah, melainkan sebuah pertanda bahwa dia terlalu lama berpura-pura kuat, padahal sejatinya dia rapuh di dalam. Pada satu titik, kesedihan dan beban yang dia pendam itu akan memuncak hingga membuat  tangis itu akan tumpah dan pecah.

Karena tangisan lelaki itu sangat bermakna, lelaki hanya bersedia menumpahkan tangis itu untuk sesuatu yang memang sangat berharga. Namun, yang jelas tangisan seorang lelaki itu tulus. Ketika dia menangis, itu menandakan bahwa dia telah menanggalkan ego dan juga sisi keras yang ada pada dirinya.

Oleh sebab itu, jika ada seorang lelaki yang bersedia menangis untuk seorang perempuan yang sangat dicintainya, seseorang itu seharusnya patut bangga karena dia begitu berharga di hati lelaki tersebut.

Filosofi Air yang Dapat Kita Terapkan dalam Kehidupan Kita


source pixabay

Selamat malam semua Pada kesempatan kali ini saya ingin mengajak kalian untuk merenungkan filosofi yang ada pada air yang sangat berkaitan erat dengan kehidupan kita. Tulisan ini terinspirasi dari salah satu video wawancara Bruce Lee yang beredar di internet. Ia menegaskan bahwa dia memegang filosofi air dalam kehidupan dia.

Nah, saya sudah membagi beberapa filosofi dari air menjadi empat poin utama yang bisa kita renungkan dan kita aplikasikan dalam kehidupan kita. Berikut adalah empat filosofi tersebut.

Air Sebagai Sumber Kehidupan


Seperti yang sudah kita ketahui, air adalah sumber kehidupan. Tanpa air, kita tidak akan bisa hidup. Fakta juga membuktikan bahwa 80% tubuh manusia itu terdiri dari air. Selain manusia, hewan dan tumbuhan pun juga memerlukan air untuk bisa hidup dan tumbuh. Oleh sebab itu, air memiliki banyak manfaat penting dalam hidup kita.

Dari filosofi ini, kita bisa belajar untuk bermanfaat terhadap lingkungan sekitar. Jika orang-orang di sekitar kita memerlukan pertolongan, kita harus menolong mereka. Atau mungkin, kita membuat satu hal, apapun itu bentuknya, yang sekiranya bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Menjadi bermanfaat bagi orang lain itu banyak caranya. Saya yakin setiap orang pasti memiliki cara mereka masing-masing.



Fleksibel

Air memiliki sifat yang fleksibel. Coba kalian bayangkan sebentar! Ketika air tersebut dituang ke dalam sebuah gelas, maka air itu akan menyesuaikan bentuk gelas tersebut. Ketika air tersebut dituang ke dalam sebuah botol, maka air itu pun juga akan menyesuaikan bentuk botol tersebut.

Sikap fleksibel seperti air ini bisa kita terapkan dalam setiap segi kehidupan kita. Bersikap fleksibel dapat memudahkan kita dalam berinteraksi serta beradaptasi dengan lingkungan sekitar kita, khususnya lingkungan yang baru kita kenal. Sikap fleksibel pun juga bisa kita terapkan ketika kita hendak menyelesaikan suatu permasalahan tertentu sesuai dengan kondisi dan situasi.

Dengan bersikap fleksibel, kita juga dapat memberikan ruang kepada diri kita untuk berkembang dan berubah ke arah yang lebih baik.

Tenang Tapi Menghanyutkan

Kalian mungkin sudah sering mendengar peribahasa air tenang tapi menghanyutkan yang berarti orang pendiam tapi memiliki banyak pengetahuan.

Dalam hidup, kita pun perlu menerapkan konsep demikian. Jangan terlalu banyak kepada orang lain! Orang lain tak perlu tahu rencana-rencanamu. Cukup melangkah sesuai dengan kapasitasmu dan ketika rencanamu sudah berhasil, tunjukkan kepada orang-orang bahwa kamu ternyata luar biasa.

Mampu Menghancurkan Benda

Selain ketiga filosofi di atas, keberadaan air juga tidak bisa disepelekan karena air memiliki daya penghancur yang tinggi dalam situasi tertentu. Misalnya, ombak di lautan yang beringas dan mampu menghantam batuan karang hingga hancur. Selain itu, setetes air yang menetes dengan konsisten pun dapat melubangi sebuah batu. Satu lagi, air pun mampu memberikan karat pada sebuah besi yang mampu membuat besi itu rusak.

Dari filosofi ini, kita dapat mengambil pelajaran untuk selalu kuat menghadapi hal apapun, meskipun hal itu mungkin sangat sulit untuk kita lalui. Selama kita sabar dan menjalani hal itu dengan konsisten semampu kita, pasti ada jalan keluar.

***
Nah, mungkin itu saja yang bisa saya share kali ini, Sobat. Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan artikel ini. Saya berharap Sobat dapat mengambil manfaat dari tulisan ini. Terima kasih. Salam inspirasi!

Baca juga: 5 Manfaat Evaluasi Diri Sendiri untuk Hidup yang Lebih Baik

20 Tulisan di Tembok Jalanan yang Kreatif dan Menarik

Tembok jalanan terkadang bisa menjadi salah satu media yang bisa digunakan oleh sekelompok masyarakat khususnya para pemuda dalam menyuarakan aspirasi ataupun kritik mereka.  Mereka biasanya menulis kata-kata atau pun menggambar sesuatu di tembok dengan pilok atau alat lain. 

Tulisan yang mereka tulis di tembok biasanya penuh satir juga kritik, tetapi tak jarang yang mereka tulis dengan selipan humor, seperti tulisan-tulisan di tembok berikut ini. Saya sudah mengumpulkan tulisan-tulisan di tembok yang keren dan kreatif dari akun Instagram @inspirasijalanan.id. Nah, mau tau gimana asiknya tulisan-tulisan tersebut? Langsung saja yuk kita lihat bersama-sama di bawah ini.

1. Amin. Semoga bisa terwujud

2. Anak Indie pasti ngerti. Kurang satu lagi sebenarnya, yaitu menulis puisi hehe

3. Ada benarnya juga

4. Hmmm, realita anak jaman now

5. Tidak semua pejabat itu buruk, ada juga pejabat yang pro rakyat

6. Yang penting kerja keras 

7. Salah satunya mungkin kita

8. Sobat ambyar mana suaranya

9. Kamu memang susah untuk digapai

10. Ibu memang yang terbaik

11. Sekadar renungan

12. Kadang kita tidak perlu mendengar semua omongan orang

13. Buat renungan dan motivasi untuk berhenti bermaksiat

14.  Wkwkwkwkwk, sa ae

15. PR kita bersama untuk memajukan Indonesia

16. Kami menolak lupa

17. Jangan gentar menghadapi kehidupan

18. Curhatan seorang kuli bangunan

19. Tetangga emang suka gitu

20. Pasti ada hikmah dibalik penolakan

Nah, mungkin itu saja guys. Kalian suka yang mana? Ketik di kolom komentar ya.

[Cerpen] Pulanglah! Putrimu Menunggumu


pic from kaskus.co.id

Penjaga toko kue itu hendak menutup tokonya berhubung hari sudah memasuki tengah malam dan tak ada pelanggan lagi yang hendak mampir ke tokonya. Apalagi, suhu udara malam ini sangat dingin berhubung sedari sore cuaca terlihat mendung menandakan hujan.

Beberapa menit sebelum pintu toko itu ditutup, tiba-tiba seorang pria paruh baya dengan pakaian yang agak lusuh berjalan mendekat. Penjaga toko kue itu setengah takut. Ia mengira bahwa pria paruh baya itu seorang preman yang berkedok peminta-minta.

“Mohon maaf, tokonya mau saya tutup,” ujar penjaga toko kue tersebut dengan nada enggan – terkesan menolak kedatangan pria tersebut. Jika dilihat-lihat dari dekat, ia sepertinya mengenal sosok pria paruh baya tersebut.

Pelan namun pasti, pria paruh baya itu membuka suaranya.

“Putri saya hari ini ulang tahun, Mas. Kalau kuenya masih ada, saya mau beli satu untuk putri saya,” ucap pria paruh baya itu sembari menyodorkan beberapa lembar uang pecahan lima ribuan yang terlihat agak lecek.

Penjaga toko kue itu mendengus pelan. Di satu sisi, ia malas, tetapi di sisi yang lain, ia juga iba ketika melihat sorot mata pria paruh baya tersebut. Wajahnya memang tampak lesu, tetapi sorot mata itu bersinar penuh semangat. Barangkali, hari ini memang hari yang sangat penting bagi dia karena itu menyangkut kebahgiaan putrinya.

Perlahan, penjaga toko kue itu melangkah ke arah tempat penyimpanan kue. Ia mengambil kue yang berukuran sedang. Kebetulan, stock kue tersebut tinggal satu. Meskipun itu bukan kue ulang tahun, paling tidak kue itu bisa diberikan untuk putri pria tersebut. kotak kue yang sudah terbungkus rapi beserta beberapa lilin kecil yang terlihat warna-

“Ini, Mas. Ini kue terakhir yang tersedia hari ini. Ini juga ada lilin untuk ulang tahun. Nanti bisa mas taruh di atas kue ini,” ujar penjaga toko kue itu sambil menyerahkan warni.

“Terima kasih banyak ya, Mas,” pria paruh baya itu terlihat sangat bahagia ketika mengucapkan ungkapan terima kasih itu.

Meski segan, penjaga kue itu terpaksa menerima uang dari pria tersebut, meskipun uang yang dibawa pria itu tidak cukup untuk membeli kue tersebut. Namun, penjaga toko kue itu tidak mempermasalahkan hal tersebut. Paling tidak, ia bisa membuat tersenyum orang lain dengan bantuan kecilnya. Toh, tidak ada ruginya membantu kebahagiaan orang lain.

Setelah diingat-ingat, penjaga toko kue itu baru sadar bahwa pria paruh baya yang tadi ke tokonya ialah seorang buruh angkut beras di salah satu pengepul beras di dekat tokonya. Sepertinya, pria paruh baya itu baru lembur malam ini.

***

Joko pulang ke rumah dengan tubuh yang sudah sangat kelelahan. Bekerja seharian mengangkut karung beras di gudang sangat menguras tenaganya, apalagi hari ini dia menambah jam kerjanya karena ia butuh tambahan penghasilan.

Bajunya terlihat basah. Maklum, dia bersepeda di bawah hujan deras yang mendadak turun di sepanjang perjalanan pulang. Ia lupa membawa jas hujan karena ia sendiri tidak mengira bahwa hujan akan turun malam ini.

Joko melepas bajunya yang basah dan mengeringkan kedua tangannya dengan kain lusuh yang tergantung di depan rumahnya. Kemudian, ia menghidupkan lampu ruang tamu dan menaruh kotak kue yang sudah dipesannya tadi ke atas meja kayu di dekat kursi kayu yang lumayan tua. Perlahan, ia mengintip dari pintu kamarnya. Putrinya tengah tertidur pulas bersama neneknya.

Hari ini, putrinya tepat berusia enam tahun.

Joko tersenyum sendiri ketika membayangkan ekspresi bahagia putrinya saat ia nanti memberikan kue ulang tahun tersebut. Ia segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan mengganti bajunya.

Dengan hati-hati, Joko mempersiapkan kue yang tadi dipesannya dan menata lilin-lilin mungil itu dengan rapi. Ia menyalakan lilin-lilin tersebut dan berjalan pelan ke arah putrinya.

Lalu, ia berbisik pelan di dekat telinga putrinya.

“Tania,” bisiknya. Ia berulang kali memanggil nama putri kesayangannya hingga gadis mungil yang tertidur pulas perlahan sayup-sayup membuka mata.

Betapa terkejutnya ia ketika mendapati ayahnya yang baru saja pulang sembari membawa sebuah kue ulang tahun.

“Selamat ulang tahun, Sayang,”
“Yeee, makasih, Ayah,”
“Tiup lilinnya…tiup lilinnya…tiup lilinnya sekarang juga…sekarang juga..”

Gadis mungil itu meniup lilin itu dengan kencang sembari bertepuk tangan ria.

“Semoga kamu tumbuh menjadi anak yang pintar dan sholihah, ya,” ucap Joko sembari mengelus-elus rambut putrinya. Putrinya hanya tersenyum sejenak. Kemudian, ia memasang wajah yang murung.

“Ayah, ibu hari ini tidak pulang lagi? Aku pengen tahu siapa ibuku,” tanya gadis mungil itu dengan wajah polos.

Joko terdiam sejenak. Mengulum senyum kepahitan. Dari sekian banyak pertanyaan, hanya pertanyaan itulah yang sangat sulit dia jawab. Ia kembali membayangkan cerita pahit dengan mantan istrinya yang sudah berpisah lima tahun yang lalu ketika putrinya masih balita.

Joko menguatkan diri. Ia lalu tersenyum di depan putrinya.

“Tenang, Sayang. Ayah janji, kamu akan segera bertemu dengan ibumu,”
“Ayah janji ya?”
“Ayah janji. Sekarang kamu tidur ya, Sayang,”

Putrinya sangat bahagia dan tidak sabar untuk segera bertemu dengan ibunya. Ia pun terlelap dalam tidur dan mimpi indahnya. Sementara itu, Joko hanya diam di depan teras rumah sambil menyesap kopi yang sebentar lagi tandas. Demi Tania, ia harus bertemu lagi dengan mantan istrinya.

***            
Setiap kali Tania hendak ulang tahun, Joko selalu menelpon istrinya yang tinggal di luar kota. Mantan istrinya kini telah menikah dengan pria yang memiliki penghidupan lebih baik dari dia.
            
“Pulanglah, putrimu menunggumu!” ucap Joko berulang kali ketika Tania hendak ulang tahun.
“Maaf, Mas. Saya sibuk mengurusi rumah tangga saya di sini. Lagipula, dia baik-baik saja kan sama kamu?” jawab mantan istrinya. Ia selalu saja memberikan alasan yang sangat tidak masuk akal bagi Joko.            
“Sebentar saja, sempatkanlah waktumu! Bukan buat aku, tapi buat Tania,”            
Sambungan telepon itupun terputus. Selalu saja seperti itu. Hal itu membuat Joko muak dan enggan berhubungan kembali dengan mantan istrinya.
            
Namun, tahun ini ceritanya berbeda. Joko mau tidak mau harus memenuhi keinginan Tania karena ia tidak ingin Tania bersedih. Tania sudah cukup besar dan ia perlu bertemu dengan perempuan yang telah melahirkannya.
            
Joko memecahkan celengannya. Uang yang sudah ia tabung selama beberapa tahun ini sepertinya lumayan cukup untuk mengajak Tania menemui ibunya yang tinggal di luar kota. Jarak antar kota mereka lumayan jauh sehingga Joko perlu biaya yang cukup besar untuk perjalanan.

***
Berbekal alamat yang sudah diberikan oleh mantan istrinya, Joko dan putrinya berangkat dengan menaiki bus patas antar kota. Ia juga tidak tampil neko-neko. Hanya kemeja tua yang selalu dia pakai ketika momen-momen penting, seperti hajatan tetangga atau acara pembagian orang tua. Kemeja itupun merupakan pemberian dari bosnya.
            
Perjalanan itu memakan waktu kurang lebih satu hari. Sesampainya di terminal, ia menyewa ojek yang mangkal di dekat sana. Ia menyodorkan secarik kertas yang berisi alamat rumah mantan istrinya.
            
Joko bersama putrinya akhirnya tiba di sebuah rumah yang tak terlalu besar, tetapi rumah itu jauh lebih bagus dibanding rumah yang ditinggalinya saat ini. Dengan ragu, Joko mengetuk pintu rumah tersebut. Ia tidak siap bertemu dengan perempuan yang pernah melukai hatinya dan tega meninggalkan anaknya.
            
Pintu pun terbuka. Perempuan itu pun muncul dari dalam dan pandangannya langsung tertuju pada seorang gadis mungil yang matanya sangat persis dengan matanya.
            
“Kamu gimana kabarnya, Sayang?” ujar perempuan itu antusias ketika pertama kali bertemu dengan putrinya setelah sekian lama.
            
“Kamu ibuku?” ujar gadis kecil itu polos. Perempuan itu mengangguk lalu memeluk hangat tubuh putrinya.
            
“Aku kangen sekali sama Ibu,”
“Ibu juga kangen dengan kamu, Sayang,”
“Ibu kenapa tidak tinggal bersama Ayah?” tanya putrinya polos.
“Maaf, Sayang. Ibu harus bekerja di sini dan merawat orang tua ibu di sini,” jawab perempuan itu. Tentu, itu hanyalah kebohongan.
            
Joko hanya terdiam melihat putrinya yang tengah bahagia.

Sayang, kebahagiaan putrinya itu tidak berlangsung lama. Mereka berdua harus kembali pulang ke kota mereka.

Berbeda dengan putrinya yang bahagia karena telah bertemu dengan ibunya, raut wajah Joko terlihat murung di sepanjang perjalanan. Sebelumnya, terjadi percakapan singkat antara Joko dan mantan istrinya. Perempuan itu memberitahukan alasan mengapa ia tidak bisa menemui Tania. Suami barunya melarang perempuan itu menemui Joko dan putrinya. Namun, perempuan itu akan berusaha untuk menemui Tania di ulang tahunnya ke depan.
            
Tak hanya itu, tiba-tiba air mata Joko menetes. Teringat masa-masa dulu, ketika orang tua istrinya memaksa Joko untuk menceraikan perempuan yang dicintainya dengan dalih bahwa istrinya tidak akan pernah bahagia jika hidup bersama dengan Joko yang hidupnya jauh dari kata pas-pasan.
            
Melihat ayahnya menangis, Tania spontan bertanya.

“Ayah kenapa?” gadis kecil itu bertanya dengan polosnya.
“Tidak apa-apa, Sayang. Ayah hanya terharu saja melihat kamu bisa bertemu dengan ibumu,” ujar Joko sembari mengumbar senyum getir.

Pria paruh baya kemudian memeluk putrinya dengan hangat dan berjanji dengan dirinya sendiri untuk selalu membahagiakan Tania, semampu dan sebisanya.
  
Malang, 06 Oktober 2019