Di sepanjang petualangannya, Luffy seringkali berada dalam situasi berbahaya yang bisa membuat nyawanya jadi terancam. Namun, dia selalu saja selamat dari kematian dengan cara yang ajaib dan tidak terduga.
Nah, berikut ini adalah beberapa momen terbaik ketika Luffy berhasil selamat dari kematian.
10. Luffy Memakan Ikan Beracun dalam Perjalanan ke WCI
Ketika Luffy dan teman-temannya pergi ke Pulau Whole Cake untuk menyelamatkan Sanji, mereka sempat mengalami masalah kekurangan bahan makanan karena Luffy tiba-tiba menjadi koki dadakan dengan menghabiskan stok makanan.
Di tengah perjalanan, mereka kemudian berhasil menangkap ikan raksasa dan mendapatkan stok makanan baru. Namun, Luffy yang terlanjur kelaparan langsung menggigit ikan tersebut, padahal kulit ikan tersebut sangat beracun.
Racun biasa normalnya tidak akan berdampak pada tubuh Luffy yang punya imunitas terhadap racun pasca dia selamat dari racun Magellan. Namun, racun dari ikan tersebut mampu membuat Luffy terkapar tak berdaya dengan kondisi tubuh yang mengenaskan. Bahkan, Chopper selaku dokter pun kebingungan menghadapinya.
Untungnya, mereka kemudian bertemu dengan kakak Sanji bernama Reiju yang punya kekuatan mengatasi racun. Satu hal yang menarik di sini adalah cara Reiju menyelamatkan Luffy. Dia menyedot racun pada tubuh Luffy dengan mencium Luffy. Setelah diselamatkan Reiju, kondisi Luffy pun perlahan jadi membaik.
9. Luffy Kehabisan Darah di Pulau Manusia Ikan
Dalam pertempuran melawan Hody di Pulau Manusia Ikan, Luffy kehilangan banyak darah akibat serangan dari Hody. Keadaan tersebut tentu saja membuat nyawanya jadi terancam. Agar dia bisa selamat, dia harus menerima doroh darah dari orang yang tipe darahnya sama dengan Luffy.
Masalahnya menjadi serius karena tidak ada satupun orang yang bersedia mendonorkan darahnya, khususnya para manusia ikan karena di sana ada larangan untuk mendonorkan darah pada manusia.
Namun, situasi berubah berkat aksi dari Jinbe. Tipe darahnya sama dengan Luffy dan dia mendonorkan darahnya secara sukarela kepada Luffy. Aksi Jinbe tersebut terlihat sangat heroik. Yang menarik di sini, momen donor darah Jinbe dan Luffy menjadi langkah awal perdamaian antara manusia dan ras manusia ikan.
8. Luffy Melawan Rob Lucci di Enies Lobby
Pertempuran melawan Rob Lucci di Enies Lobby adalah salah satu pertempuran yang sangat sulit untuk dimenangkan oleh Luffy. Dia harus berjuang mati-matian hingga titik darah penghabisan untuk mengalahkan Lucci yang kekuatannya berada di atas rata-rata pada masa itu.
Selama pertempuran tersebut, Luffy pun sempat terkapar tak berdaya akibat serangan Lucci. Namun, dia berhasil bangkit kembali berkat dorongan semangat dari Usopp serta motivasi untuk menyelamatkan Nico Robin.
Luffy pun mampu menghajar Lucci hingga babak belur dan mengalahkannya dalam pertarungan. Namun, tubuhnya sempat tidak bisa bergerak karena efek terlalu memaksakan kekuatannya melebihi batas. Di tambah, dia beserta teman-temannya saat itu berada dalam situasi ancaman Buster Call.
Di tengah situasi putus asa tersebut, Going Merry datang menyelamatkan mereka. Dengan susah payah, Luffy dan teman-temannya pada akhirnya berhasil melarikan diri dari Enies Lobby dan serangan Buster Call.
7. Luffy Hendak Dimakan Monster Laut
Ketika Luffy masih kecil, dia sempat terlibat masalah dengan sekelompok bandit yang dipimpin oleh Higuma karena dia tidak diterima nama baik Shanks dijelek-jelekkan.
Meskipun Shanks dan kelompoknya datang untuk menolong Luffy, Higuma sempat kabur sambil membawa Luffy dan membawanya ke laut. Di sana, mereka bertemu dengan seekor monster laut yang ganas.
Luffy saat itu berada di ambang kematian karena dia tidak bisa berenang. Untungnya, Shanks berhasil menyelamatkan Luffy tepat waktu. Namun, dia harus kehilangan tangan kirinya pada momen tersebut.
Luffy pun menangis karena merasa sangat bersalah. Namun, Shanks menyemangati Luffy dan merasa senang karena Luffy baik-baik saja. Momen ini merupakan salah satu momen yang ikonik dalam cerita One Piece.
6. Luffy Dibekukan Oleh Aokiji
Di akhir cerita pertempuran melawan Foxy, Luffy dan teman-temannya sempat berhadapan dengan admiral Aokiji. Keberadaan Aokiji pada saat itu membuat Robin merasa sangat terancam karena dia masih trauma dengan insiden Buster Call yang pernah terjadi di Ohara di masa lalu.
Aokiji pun memberitahu Luffy dan teman-temannya tentang ancaman dari Nico Robin. Bahkan, dia melakukan tindakan ekstrem membekukan tubuh Nico Robin hingga membuat Luffy sangat marah.
Luffy beserta Zoro dan Sanji pun bekerja sama untuk menyerang Aokiji. Namun, mereka semua kalah telak karena kekuatan Aokiji saat itu terlalu overpower. Luffy yang tahu bahwa situasinya berbahaya menyuruh semua krunya untuk lari dan berkata bahwa dia akan menghadapi Aokiji sendirian.
Hasil pertarungan itupun jelas. Tubuh Luffy berakhir membeku akibat kekuatan es Aokiji. Namun, untungnya dia masih diberi kesempatan hidup oleh Aokiji. Jika Aokiji mau, dia bisa menghancurkan tubuh Luffy jadi berkeping-keping. Namun, dia membiarkan Luffy lolos karena dia punya hutang budi yang besar terhadap kakek Luffy, yaitu Garp.
5. Luffy Sekarat di Padang Pasir Alabasta
Dalam pertarungan di Alabasta, Luffy harus berhadapan dengan musuh yang sangat kuat, yaitu Crocodile yang saat itu berstatus sebagai anggota Sichibukai. Perbedaan kekuatan mereka pada saat itu terlihat sangat kontras karena Crocodile jauh lebih unggul dibandingkan Luffy.
Crocodile pun bahkan sampai meremehkan Luffy dan menganggapnya sebagai bajak laut yang naif. Ketika mereka bertarung untuk pertama kalinya, Crocodile bisa dengan mudah mengalahkan Luffy dalam waktu yang singkat. Bahkan, dia sampai membuat Luffy sekarat dengan cara menjebaknya Luffy di dalam pasir hisap.
Pada momen tersebut, peluang Luffy untuk selamat sangatlah sedikit. Akan tetapi, dia mampu bertahan dan keluar dari pasir hisap tersebut berkat bantuan dari Nico Robin. Alasan Robin menyelamatkan Luffy karena dia tertarik dengan Luffy yang menyandang inisial D.
4. Momen Kebangkitan Nika
Pertempuran melawan Kaido adalah salah satu pertempuran yang paling sulit dimenangkan oleh Luffy. Kekuatan Kaido berada pada level yang berbeda. Bahkan, Luffy pun butuh beberapa ronde serta kekuatan ekstra untuk bisa mengalahkan Kaido.
Luffy pun sempat dikalahkan beberapa kali oleh Kaido hingga nyawanya berada di ujung tanduk, mulai dari saat dia dipenjara di Udon atau ketika dia dijatuhkan ke laut. Namun, dia masih bisa selamat dari semua itu.
Dalam pertempuran puncak melawan Kaido, Luffy terkena serangan yang sangat fatal dari Kaido. Saat itu, Kaido sangat yakin kalau Luffy sudah mati setelah terkena serangannya.
Di tengah situasi keputusasaan itu, ada sebuah keajaiban yang terjadi. Jantung Luffy tiba-tiba berdetak kembali dan dia membangkitkan kekuatan baru, yaitu kekuatan Dewa Matahari Nika.
Momen kebangkitan Nika menjadi titik balik pertempuran karena kekuatan Luffy meningkat berkali-kali lipat hingga dia pun mampu mengalahkan Kaido.
3. Luffy Melarikan Diri dari Marineford
Selama Luffy terlibat pertempuran di Marineford, dia seringkali berada dalam situasi yang terancam dan hampir mati karena ada banyak musuh yang mengincarnya, mulai dari anggota Sichibukai seperti Mihawk hingga para admiral angkatan laut.
Namun, Luffy bisa bertahan karena dia mendapat perlindungan dari rekan-rekannya seperti Jinbe dan Ivankov serta para komandan Bajak Laut Shirohige dan aliansinya. Akan tetapi, situasi menjadi sangat parah dan kacau ketika Ace tewas di tangan Akainu.
Luffy mengalami tekanan mental yang sangat kuat. Belum lagi, dia masih menjadi incaran Akainu. Keadaan Luffy pada saat itu sangat tidak diuntungkan. Meskipun ada Jinbe dan para komandan Shirohige yang mati-matian melindunginya, dia bahkan nyaris tidak punya kesempatan untuk bisa kabur dari Marineford dengan selamat, apalagi dia mengalami luka yang parah.
Untungnya, Shanks pada saat itu datang untuk menghentikan peperangan. Ditambah lagi, Law dan Bajak Laut Heart juga datang dan memberikan tumpangan kepada Luffy beserta Jinbe untuk bisa kabur dari Marineford. Law beserta krunya juga langsung sigap untuk melakukan operasi dan menyelamatkan Luffy dari situasi kritis.
2. Luffy Bertahan Hidup Melawan Racun Magellan
Sebelum pergi ke Marineford untuk mengagalkan eksekusi Ace, Luffy sempat menyelinap ke Impel Down ketika Ace masih dipenjara di tempat tersebut. Ketika berada di sana, Luffy harus berhadapan dengan para penjaga Impel Down seperti monster buas dan juga Jailer Beast yang kekuatannya sangat brutal.
Luffy pada awalnya bisa bertahan dan melewati setiap tantangan yang ada di sana. Namun, dia mengalami nasib yang sangat sial ketika dia bertemu dengan kepala sipir Magellan. Kekuatan mereka berada pada level yang sangat jauh berbeda.
Magellan mempunyai kekuatan buah iblis Doku Doku no Mi yang berbasis racun. Bukan cuman serangannya yang mematikan, Magellan pun punya pertahanan tubuh yang kuat dan tidak bisa diserang dengan cara biasa. Singkat kata, Luffy dikalahkan telak oleh Magellan dan tubuhnya terkena racun dalam jumlah yang banyak.
Luffy pun berada dalam situasi yang sekarat dan peluang hidupnya mungkin sudah tidak ada. Namun, lagi-lagi Luffy sangat beruntung. Dia punya rekan yang sangat loyal, yaitu Bon-chan. Melihat keadaan Luffy yang mengenaskan, Bon-chan berusaha keras untuk menyelamatkan Luffy dan mencari keberadaan Ivankov agar dia bisa mendapatkan pertolongan.
Usaha Bon-chan pun membuahkan hasil karena dia dan Luffy diselamatkan oleh Ivankov yang bermarmas di Level 5.5 Impel Down
Ivankov punya kekuatan Horu Horu no Mi. Dia menyuntikkan hormon khusus yang bisa meningkatkan peluang hidup Luffy. Sebagai gantinya, umur Luffy akan berkurang. Selain dibantu oleh kekuatan Ivankov, aspek lain yang membuat Luffy bisa selamat dari racun Magellan adalah karena dia punya kemauan dan tekad kuat untuk bertahan hidup.
1. Momen Luffy Hendak Dieksekusi Buggy
Dari semua momen Luffy selamat dari kematian, mungkin momen inilah yang paling ikonik dan enggak bisa dilupakan. Bisa dibilang, momen ini benar-benar sangat ajaib dan di luar logika.
Ketika Luffy berada di Logue Town, Luffy sempat ditangkap oleh Buggy dan dibawa ke panggung eksekusi. Pada saat itu, dia tidak punya peluang sama sekali untuk kabur dari Buggy. Satu-satunya hal yang bisa dilakukan Luffy hanyalah pasrah dan menerima takdir kematiannya sembari tersenyum.
Pada detik-detik terakhir sebelum Buggy mengayunkan pedangnya ke leher Luffy, sebuah petir tiba-tiba menyambar dari langit. Fenomena itu tidak hanya menyelamatkan Luffy dari kematian, tetapi juga membuat orang-orang yang menyaksikan kejadian itu jadi terheran-heran.
Hal ini sejujurnya masih menjadi misteri apakah petir itu memang murni berasal dari alam atau mungkin berhubungan dengan kekuatan Dragon yang saat itu juga berada di Logue Town.










