5 Alasan Mengapa Kita Tidak Perlu Melupakan Mantan


Mantan selalu menjadi topik yang menarik untuk diperbincangkan. Sosok yang pernah menjalin sebuah hubungan dengan kita di masa lalu. Kebanyakan orang masih sering mengingat mantan ketika tidak ada kerjaan, namun banyak juga yang telah melupakan mantan-mantannya. Memang, bagi sebagian orang mantan sudah tak lagi berarti untuk dikenang dan melupakannya adalah pilihan terbaik. Akan tetapi, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa kita tidak perlu melupakan mantan.

1. Meskipun ia telah menjadi mantan, kita masih bisa berteman dengan dia.

Apapun alasannya, akan selalu ada ruang untuk pertemanan. Rasa benci yang kita rasakan karena dikecewakan oleh mantan mungkin hanya sementara, kita tidak mungkin akan menggenggam rasa benci itu di sepanjang hidup kita. Kita masih dapat berbaikan dengan mantan ketika keadaan sudah menjadi normal. Pertemanan adalah salah satu pilihan yang lebih baik daripada melupakan, karena dengan berteman itu menandakan bahwa tak ada lagi benci atau dendam untuk mantan.

2. Mantan punya hak untuk dikenang.

Mantan juga manusia yang punya hak asasi. Mereka memiliki hak untuk tidak dilupakan begitu saja. Dengan menyadari adanya hak tersebut, kita akan berpikir dua kali untuk melupakan. Meski kadang menyakitkan, mengenangnya juga bukan hal buruk. Anggap saja itu adalah salah satu cara kita menguatkan hati agar lebih tegar menghadapi patah hati.

3. Melupakan bukan solusi atau jawaban terbaik.

Kadang kita terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan. Rasa kecewa memaksa untuk segera melupakan ia yang telah memberikan kita luka. Itu keputusan sesaat, karena terkadang keputusan yang kita ambil itu belum tepat. Adakalanya kenangan-kenangan tentang mantan terulang di memori kita tanpa kita kehendaki. Kenangan itu seakan mengingatkan bahwa kita harus mencoba berdamai dengan rasa sakit itu, dan mencoba memaafkan dia semampu kita.

4. Dia pernah menjadi bagian berharga dari hidup kita.

Sebelum menjadi cerita pahit, mantan pernah jadi cerita indah yang dulu kita banggakan. Ia pernah menempati ruang spesial di hati kita sebelum ia menjadi kepingan kenangan menyakitkan. Bagian berharga itulah yang sepatutnya kita simpan untuk kita ceritakan kelak kepada anak cucu kita. Barangkali, kita juga dapat mengabadikan ia dalam tulisan-tulisan kita.

5. Ada pelajaran berharga yang Tuhan titipkan melalui mantan.

Ini adalah salah satu poin penting yang harus kita perhatikan. Tuhan mempertemukan kita dengan mantan bukan tanpa alasan, ada pelajaran berharga dari dia untuk kehidupan kita. Dari mantan kita dapat mengerti asam garam dari percintaan, karena cinta tak selalu berakhir bahagia. Karena mantan kita juga tumbuh dewasa, ia mengajarkan kita untuk kuat melawan patah hati juga untuk berusaha menjalani hidup tanpa dia lagi.

***
Oleh sebab itu kawan, mantan tidak perlu kita lupakan. Cukup kita kenang secukupnya. Karena melupakan bukanlah pilihan yang terbaik jika memaafkan dan menjalin pertemanan dengannya akan lebih memberikan manfaat yang positif terhadap pribadi kita.

Tulisan ini hanyalah opini, jika kalian sependapat silahkan share dan komentar yang bijak tentang mantan. Jika ada yang kurang sependapat, tidak masalah karena masing-masing orang punya persepsi yang berbeda tentang mantan.


EmoticonEmoticon