8 Penyebab Gagal Move On


Move on bagi sebagian orang memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Barangkali, kata move on  terdengar begitu berat untuk mereka yang baru patah hati dan masih menyimpan harap pada cinta yang telah berlalu. Mereka yang tidak mengerti bagaimana sulitnya terjebak dalam kenangan masa lalu mungkin akan mudah mengucapkan kata ini. Namun faktanya, move on itu tak semudah apa yang mereka bayangkan karena perlu perjuangan keras untuk itu.

Kita pasti pernah menemukan teman atau sahabat yang dia masih belum dapat move on dari mantan atau orang yang pernah disayanginya di masa lalu. Kadang hal itu membuat kita kasihan dengan dia yang tiap hari murung melulu. Nah, edisi kali ini saya pengen memaparkan apa-apa saja yang kadang membuat kita itu gagal move on.

1. Stalking

Hal pertama yang membuat orang itu susah move on adalah kebiasaan stalking tingkat akut. Setelah putus atau mungkin berpisah dari orang yang kita sayangi, salah satu kebiasaan buruk kita adalah selalu saja melihat sosial media si dia berulang-ulang. Sebenarnya nggak salah kalau kita ingin mengetahui kabarnya semenjak tidak bersama kita lagi. Akan tetapi, apakah dengan mengetahui kabar itu akan membuat kita bahagia? Jawabannya yang paling mungkin adalah tidak. Karena ketika dia sudah bahagia dengan orang lain, hal itu justru akan lebih membuat kita menderita.

2. Keseringan Melamun

Alasan selanjutnya mengapa orang itu sering gagal move on adalah mereka sering menghabiskan waktu untuk melamun. Mereka masih suka melamunkan kenangan-kenangan manis di masa lalu. Bagi orang yang baru putus cinta itu adalah hal yang wajar. Tetapi ingat, kita bisa menggunakan waktu kita untuk hal-hal yang lebih positif.

3. Harapan Itu Masih Ada

Salah satu alasan mengapa kita tidak dapat lepas dari bayangan masa lalu kita adalah karena harapan itu masih ada. Harapan untuk bersamanya kembali beserta keinginan untuk mengulang kisah yang seharusnya sudah berakhir. Percaya atau tidak, harapan itulah yang memaksa hati kita untuk tinggal pada cinta yang lama. Kita tidak akan mungkin benar-benar melepas dia apabila harapan itu masih ada di dalam hati kecil kita.

Baca juga: Hukum Balikan Dengan Mantan

4. Terlalu Menutup Hati

Tak semua orang gampang membuka hati untuk cinta yang baru, terutama bagi mereka yang masih teringat sakit hati akan cinta yang lalu. Namun, sampai kapankah kita akan terus menutup hati kita? Apakah dengan menutup hati luka itu akan sembuh dengan sendirinya? Bukankah dengan menutup hati malah membuat kita melewatkan kesempatan-kesempatan atas benih-benih cinta yang baru? Kita seharusnya merenungkan pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk menentukan pilihan yang lebih baik.

5. Masih Menyimpan Barang Kenangan

Kadang kita terlalu berat untuk membuang barang atau benda apapun yang menyimpan kenangan tentang dia. Contoh sederhana adalah foto kita berdua dengan dia pada masa lalu. Tak ada salahnya menyimpan benda-benda itu sebagai kenangan dari cerita yang sudah usai. Akan tetapi, kita lebih baik menjauhkan diri dari benda tersebut agar kita tidak gampang teringat dia lagi.

6. Efek Mendengarkan Lagu-Lagu Galau

Lagu-lagu galau sejujurnya memang enak untuk didengarkan ketika senggang. Namun buat orang yang baru patah hati, lagu-lagu semacam ini sebaiknya dihindari karena akan memperlambat proses move on. Ketika mendengarkan lagu galau, hati bukannya bahagia malah akan lebih sedih  karena teringat dia yang telah pergi.

7. Terlalu Sulit Untuk Memaafkan

Salah satu penghambat orang untuk bisa move on adalah karena mereka masih belum bisa berdamai dengan keadaan. Ada saja penyesalan yang masih tertinggal di belakang. Barangkali, ia belum bisa memaafkan dirinya sendiri atau mungkin orang yang pernah menyakitinya. Sederhana saja, ketika kita belum bisa berdamai dengan keadaan jangan pernah berharap kita akan bisa melupakan segala yang terjadi di masa lalu.

8. Kurang Berdoa

Pernah nggak kita berpikir mengapa kita harus mengalami yang namanya patah hati? Atau mengapa kita selalu saja galau dan tidak bisa bangkit dari keadaan? Kadang salah satu jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu adalah kurangnya kedekatan kita dengan Tuhan. Kita seringkali lalai dan tanpa sadar kita telah jauh dari Tuhan. Barangkali, Tuhan rindu dengan kita dan Dia ingin kita mendekat kepada-Nya. Percayalah, ketika kita rajin berdoa dan ikhlas, akan ada kemudahan bagi kita untuk move on dan mendapat pengganti yang lebih baik dari dia di masa lalu.

***

Barangkali, itu saja teman-teman yang dapat saya share pada kesempatan kali ini. Minimal dengan tahu penyebab-penyebab gagalnya move on, kita bisa lebih bijak menata pilihan ke depan. Tentu hal ini saya tulis bukan hanya berdasarkan khayalan semata karena sejujurnya saya juga pernah mengalami fase dimana move on itu terasa sangat sulit. Namun, hidup masih terus berlanjut dan kita harus tetap bergerak meski dia sudah tidak lagi bersama kita. Akhir kata, saya berdoa semoga kalian bisa mengambil manfaat dari tulisan ini. Jika ada kesempatan, saya akan menulis artikel tentang kiat-kiat sukses move on.

Baca juga: Mantanologi



EmoticonEmoticon