Kontroversi Genre Baru “Native Isekai” yang Lagi Heboh di Kalangan Penggemar Anime


Beberapa hari ini, penggemar anime dihebohkan dengan kemunculan sub-genre baru dari anime isekai yang disebut native isekai atau isekai pribumi. Hal tersebut tentu saja menimbulkan perdebatan di kalangan penggemar anime.

Dari berbagai informasi yang saya baca, native isekai ditujukan untuk serial anime yang mengusung tema fantasi dengan latar kerajaan di era medieval. Salah satu contohnya adalah Sousou no Frieren atau Goblin Slayer yang saat ini sedang populer.

Saya tidak tahu siapa orang yang pertama kali memperkenalkan genre tersebut karena saya baru mengetahuinya lewat grup anime di Facebook. Namun, saya jujur merasa aneh saat mendengar genre tersebut karena konsepnya bertentangan dengan isekai itu sendiri.

Kalian pasti sudah tahu bahwa genre isekai berkaitan dengan perpindahan ke dunia lain, entah melalui reinkarnasi, transmigrasi/diteleportasi paksa, hingga reverse-isekai atau isekai terbalik. Lantas, adakah perpindahan dunia di genre native isekai? Jelas nggak ada hehehe.

Hal itulah yang membuat genre native isekai itu terdengar gak masuk akal dan terlalu dipaksakan. Kebanyakan para penggemar anime pasti lebih banyak yang kontra ketimbang mendukung kehadiran genre baru tersebut. 

Jadi, apabila ada anime yang berlatar di kerajaan pada masa medieval seperti Sousou no Frieren atau Goblin Slayer, itu bukan native isekai ya teman-teman. Itu genrenya fantasi. Fix No Debat. Gak perlu diubah-ubah lagi dengan istilah yang rancu dan membingungkan.

***

Sekian penjelasan yang bisa penulis sampaikan. Terima kasih banyak atas kunjungannya. Jangan lupa share artikel ini sebagai bentuk dukungan kalian kepada penulis!

Previous Post Next Post

Contact Form