Mengenal Lebih Dekat Irina Jelavić dalam Cerita Assasination Classroom


Buat kalian yang pernah nonton Assasination Classroom, kalian pasti tidak asing lagi dengan sosok guru cantik nan seksi yang bernama Irina Jelavić. Dia ditugaskan untuk menjadi guru di Kelas E karena dia punya misi untuk membunuh Koro-sensei.

Pada tulisan kali ini, MogiMogy ingin membahas seputar karakter Irana secara lebih mendetail. Penasaran? Cek pembahasan selengkapnya berikut ini!

Sifat dan Kepribadian

Pada awal kemunculannya, Irina digambarkan sebagai perempuan yang angkuh, kasar, dan tidak begitu peduli dengan murid-murid Kelas E. Meskipun demikian, dia lambat laun mulai bisa membaur dan menjadi guru yang akrab dengan mereka.

Irina menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi, baik dalam hal penampilan maupun kemampuannya sebagai pembunuh. Dia pun seringkali memberikan pelajaran penting kepada murid-muridnya, khususnya tentang seni infiltrasi/penyusupan.

Latar Belakang

Irina berasal dari negara Serbia yang dulu pernah mengalami konflik. Setelah menghabisi milisi yang merenggut nyawa kedua orang tuanya, Irina kemudian berpergian tanpa tujuan hingga dia kemudian ditemukan dan dirawat oleh Olga dan Lovro Brovski.

Irina kemudian belajar untuk menjadi seorang pembunuh profesional. Dia pun seringkali menjalankan misi berbahaya. Karena rekam jejaknya yang bagus, dia pun mendapatkan kepercayaan untuk menghabisi Koro-sensei.

Biasa Dipanggil Bitch-sensei

Irina biasa dipanggil oleh murid-muridnya dengan sebutan Bitch-sensei. Nama panggilan tersebut diambil dari nama belakang Irina yang berakhiran -vić. Pengucapan kata itu memang sangat mirip seperti kata bitch dalam bahasa Inggris.

Karma Akabane adalah orang yang pertama kali memanggil Irina dengan sebutan. Lalu, teman-temannya pun jadi ikut-ikutan. Meskipun hal itu membuat Irina merasa kesal, dia lambat laun mulai terbiasa dan masa bodoh.

Kemampuan Sebagai Pembunuh

Irina menguasai berbagai kemampuan yang mendukung profesinya sebagai pembunuh. Sebagai contoh, dia sangat pintar dalam menyusup ke sebuah tempat yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Dia pun sangat ahli dalam menyamar dan mengelabuhi musuh dengan kecantikannya.

Irina pun mempunyai kemampuan bela diri yang mengesankan serta ahli dalam menggunakan senjata, baik pistol maupun pisau. Selain itu, dia punya metode untuk menghabisi target dengan menggunakan ciuman.

Menguasai Banyak Bahasa

Meskipun Irina seringkali bersikap kekanak-kanakan, dia ternyata sangat cerdas dalam berbahasa. Dia menguasai sepuluh bahasa dengan terampil. Hal itu tidak lepas dari pengalamannya yang sering menjalankan misi ke berbagai negara. 

Dengan menguasai banyak bahasa, Irina bisa lebih mudah untuk membaur dengan target dan menggali informasi tertentu yang dia inginkan. 

Mahir Bermain Piano

Hal menarik lainnya dari Irina adalah dia bisa bermain piano dengan sangat mahir. Penampilannya sangatlah anggun dan mampu memikat perhatian orang lain, apalagi dia mempunyai paras yang sangat cantik. 

Irina sempat memperlihatkan kemampuannya dalam bermain piano untuk mengalihkan perhatian sekelompok pengawal di markas Takaoka. Dia memberikan ruang kepada murid Kelas E agar mereka lebih mudah bergerak tanpa ketahuan.

Hubungan dengan Karasuma

Irina pada awalnya memang tidak begitu tertarik dengan Karasuma. Dia sangat sering merayu Karasuma dengan aksinya yang genit. Sayangnya, hal itu tidak berpengaruh sama sekali terhadap Karasuma.

Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya jadi semakin akrab. Irina pun merasa tertarik dan jatuh cinta dengan Karasuma. Di akhir cerita, mereka pun pada akhirnya menikah dan tinggal bersama. 

***

Mungkin itu saja penjelasan yang bisa penulis sampaikan seputar karakter Irina Jelavić dalam cerita Assasination Classroom. Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-teman kalian sebagai bentuk dukungan kepada penulis!

Previous Post Next Post

Contact Form