9 Anggota Guild Gold Owl dalam Cerita Fairy Tail: 100 Years of Quest


Gold Owl merupakan sebuah guild yang sangat menarik dalam cerita Fairy Tail: 100 Years of Quest. Berbeda dengan guild pada umumnya, guild tersebut beranggotakan para alkemis yang sangat terampil dalam menggunakan alkimia.

Alkimia mempunyai cara kerja yang berbeda dibandingkan sihir. Alkimia bekerja dengan cara mentransmutasikan materi dan mengubahnya ke bentuk tertentu. Transmutasi tersebut tidak hanya berlaku pada objek padat, tetapi juga objek tidak solid seperti asap.

Para anggota Gold Owl merupakan alkemis yang sangat terampil dan mempunyai spesialisasi atau kemampuan masing-masing. Siapa sajakah anggota mereka? Cek pembahasan berikut ini agar kalian tahu jawabannya!

1. Duke Barbaroa

Gold Owl dipimpin oleh seorang Guild Master yang bernama Duke Barbaroa. Dia terlihat seperti pria tua yang menggunakan penutup mata. Selain itu, dia mempunyai sifat yang sangat ambisius dan terobsesi untuk menaklukkan para Dewa Naga.

Duke pernah menjadi murid dari Elefseria. Dia pada dasarnya mampu menggunakan sihir, tetapi dia kurang tertarik untuk mendalaminya. Dia pun mengambil jalur alkimia hingga dia menjadi master dari Gold Owl.

Dalam hal kemampuan, Duke menguasai Bodily Alchemy yang memungkinkan dia untuk menciptakan boneka hidup dari alkimia. Selain itu, dia menguasai sihir yang memungkinkannya untuk mencuri kekuatan lawan.

2. Ennie Signario

Anggota Gold Owl selanjutnya adalah alkemis cantik bernama Ennie Signario. Dia mempunyai sikap dingin serta sisi yang temperamental. Dia akan marah apabila ada seseorang yang gagal dalam menjalankan misi penting.

Ennie mempunyai dua kemampuan menarik, yaitu Purgatory dan Armor Alchemy. Kemampuan pertama memungkinkan dia untuk mentransmutasi sebuah area menjadi dunia yang mirip neraka, sedangkan yang kedua memungkinkan dia untuk menciptakan armor dan senjata tempur.

3. Luso Signario


Selanjutnya, ada saudari dari Ennie yang bernama Luso Signario. Mereka berdua mempunyai sifat yang sangat bertolak belakang. Luso adalah sosok yang ramah dan mampu mentolerir kesalahan orang lain.

Luso pun mempunyai kemampuan alkimia menarik yang disebut Dream Death World. Dia mampu mentransmutasi sebuah area menjadi dunia yang mirip taman bermain. Meskipun terkesan menyenangkan, taman tersebut mampu membawa musuh Luso menuju kematian. 

4. Athena

Athena merupakan boneka alkimia yang diciptakan khusus oleh Duke untuk menaklukkan Dewa Naga. Dia mempunyai kepribadian yang sopan dan selalu menjunjung tinggi logika ketimbang emosi. Selain itu, dia mempunyai tubuh yang mirip seperti mesin.

Athena mampu menggunakan sihir Dragon Slayer serta kemampuan Emotion Alchemy. Dia bisa memanfaatkan emosi orang lain dan mentransmutasinya menjadi efek tertentu. Misalnya, dia bisa memanfaatkan kesedihan untuk membuat targetnya menangis secara terpaksa.

Kekuatan Athena tidak terbatas pada itu saja. Athena mempunyai tubuh mesin yang sangat canggih sehingga dia mampu mengeluarkan serangan mematikan, seperti menembakkan peluru dan laser beam. Dia pun mempunyai stamina tanpa batas.

5. Athena II

Duke menciptakan Athena II sebagai pengganti Athena sebelumnya yang tidak mampu memenuhi ekspektasinya. Athena II tidak mempunyai emosi sama sekali dan hanya tunduk terhadap perintah Duke.

Seperti Athena yang asli, Athena II menguasai sihir Dragon Slayer. Menariknya, dia mampu menggunakan elemen angin dan bayangan setelah dia mengambil kekuatan Wendy Marvel dan Rogue Cheney. 

6. Gennai

Gennai merupakan boneka alkimia buatan Duke yang terlihat menggunakan pakaian tradisional khas Jepang. Salah satu ciri khasnya adalah dia selalu terlihat membawa pipa berukuran besar. Benda itulah yang menjadi senjata utamanya dalam pertempuran.

Gennai menguasai Smoke Alchemy yang memungkinkan dia untuk mentransmutasi asap. Dia mampu menciptakan tabir asap yang sangat tebal. Saking tebalnya, angin pun tidak mampu menghempaskan asap tersebut.

7. Kotetsu

Selanjutnya, ada boneka alkimia buatan Duke yang bernama Kotetsu. Dia mempunyai penampilan yang mirip seperti seorang ninja. Selaras dengan hal tersebut, dia membawa sebuah pedang yang besar sebagai senjata utamanya.

Kotetsu mampu mentransmutasi besi melalui kemampuan Iron Alchemy. Dia mampu mengubah apapun yang disentuhnya menjadi besi. Selain itu, dia bisa mengubah bentuk pedangnya menjadi sabit yang berukuran masif.

8. Sai

Sai merupakan seorang alkemis yang mempunyai wajah bertato. Dia suka berburu item berharga di labirin. Selain itu, dia menguasai kemampuan Bond Alchemy yang cara kerjanya cukup unik sekaligus rumit.

Kemampuan tersebut memungkinkan Sai untuk mentransmutasi orang lain melalui ikatan/hubungan mereka. DIa bisa mengubah targetnya menjadi seseorang yang dicintai oleh targetnya melalui ikatan cinta, seperti yang dia lakukan kepada Gray.

9. God Serena

God Serena dianggap sebagai penyihir terkuat di Ishgar dan sempat bergabung dengan kelompok 12 Spriggan. Dia sempat terbunuh dalam pertarungan melawan Acnologia. Namun, dia kemudian dibangkitkan lagi melalui proses alkimia yang dilakukan oleh Duke.

God Serena menjadi aset yang berharga bagi Duke karena dia adalah seorang Dragon Slayer yang sangat kuat. Seperti yang kalian tahu, God Serena menguasai delapan sihir Dragon Slayer sekaligus dengan elemen yang berbeda-beda.

***

Itu saja penjelasan yang bisa penulis sampaikan seputar anggota guild Gold Owl yang muncul dalam cerita Fairy Tail: 100 Years of Quest. Jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-teman kalian sebagai bentuk dukungan kepada penulis!

Previous Post Next Post

Contact Form