Cerita Motivasi - Anak Kecil dan Lima Ratus Rupiah

sumber ilustrasi :www.medanbagus.com

Ketika seorang pengusaha sedang memotong rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak kecil berlari-lari dan melompat-lompat didepan mereka.

Tukang cukur berkata, “Itu Bejo, dia anak paling bodoh di dunia”

“Apa iya? “ jawab pengusaha. Kemudian tukang cukur memanggil si Bejo,ia lalu merogoh kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp 500 dan Rp 1000, lalu ia menyuruh Bejo memilih, “ Bejo kamu boleh pilih dan ambil salah satu uang ini, terserah kamu mau pilih yang mana aja, ayo nih!”

Bejo melihat ke tangan tukang cukur dimana ada uang Rp.1000 dan Rp.500, lalu dengan cepat ia mengambil uang Rp 500. Tukang cukur dengan perasaan benar dan menang lalu berbalik kepada pengusaha dan berkata, “Benar kan yang saya katakan tadi, Bejo itu memang anak terbodoh yang pernah saya temui. Sudah sering kali saya lakukan tes seperti itu tadi dan ia selalu mengambil uang logam yang nilainya paling kecil.”

Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya, ditengah perjalanan pulang ia bertemu dengan Bejo. Karena penasaran dengan apa yang dilihat sebelumnya, diapun bertanya kepada Bejo, “Bejo, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur menawarkan uang lembaran Rp 1000 dan Rp 500, kenapa tak ambil yang Rp 1000, nilainya kan lebih besar 2 kali lipat dari yang Rp 500 ?”

Bejo pun berkata, “Itu supaya saya bisa dapat uang Rp 500 berkal-kal pak, karena tukang cukur itu selalu penasaran kenapa saya tidak ambil yang Rp 1000. Kenapa saya tidak ambil yang Rp 1000, karena kalau saya mengambil yang itu maka permainannya akan selesai..”

Hikmah: Banyak orang yang merasa lebih pandai dan lebih baik dari orang lain. Sehingga banyak yang suka menghina dan menganggap rendah orang lain. Padahal belum tentu orang yang dihina lebih buruk dari orang yang menghina. Alangkah baiknya kalau kita sebagai manusia bersikap rendah hati dan menganggap diri sendiri tidak lebih baik dari orang lain.

-Semoga bermanfaat-

Sumber referensi: Facebook/Cerita-Cerita Motivasi


Artikel menarik lainnya:


EmoticonEmoticon