10 Karakter One Piece yang Pernah Berkorban untuk Luffy



Halo, sobat semua. Pada kesempatan kali ini, MogiMogy pengen membahas karakter-karakter yang pernah berkorban untuk Luffy. Dalam petualangannya, Luffy selalu bertemu dengan ancaman dan bahaya.  Terkadang, ia tidak bisa keluar dari ancaman tersebut jika tidak ada sebuah pengorbanan. Nah, berikut adalah pengorbanan-pengorbanan yang dilakukan oleh karakter-karakter keren di One Piece untuk Luffy.

1. Portgas D. Ace


Ace merupakan saudara angkat Luffy sekaligus putra kandung Gol D. Roger. Ia gugur dalam pertempuran di Marineford untuk melindungi adik kesayangannya. Pada awalnya, Luffy bersama bajak laut Shirohige berjuang mati-matian untuk menggagalkan rencana eksekusi Ace. Berkat kegigihannya, Luffy akhirnya mampu membebaskan Ace dari panggung eksekusi dan berencana kabur bersama.

Namun, Akainu dengan cara liciknya memprovokasi Ace dengan menjelekkan nama Shirohige. Akainu sendiri sebagai angkatan laut tidak bisa membiarkan Ace dan Luffy kabur begitu saja karena mereka memiliki keturunan dari penjahat dunia. Kekuatan Ace memang tidak bisa dibandingkan dengan Akainu. Ketika Akainu hendak menyerang Luffy dengan jurusnya, Ace mengorbankan dirinya dan terkena serangan itu telak. Hal itu membuat nyawanya harus melayang.

2. Shanks


Berbeda dengan Ace, Shanks merupakan salah satu Yonkou sekaligus bajak laut yang dikagumi Luffy. Berkat Shanks pula, Luffy terinsipirasi untuk berlayar ke lautan dan bermimpi menjadi raja bajak laut berikutnya. Waktu itu, Luffy tengah terjebak masalah dengan bandit gunung. Ia tidak terima ketika para bandit gunung mejelek-jelekkan Shanks dan kawan-kawannya.

Shanks yang melihat Luffy disakiti tidak terima dan melakukan perlawanan. Ia dan rekan-rekannya menunjukkan kekuatan bajak laut yang sesungguhnya kepada bandit gunung. Bandit gunung yang panik pun kabur dan lari di laut. Pada saat itulah seekor monster laut datang dan Luffy dilepaskan di tengah laut. Ketika monster laut itu hendak menerkam Luffy, Shanks datang dan menyelamatkannya. Insiden itu membuat Shanks harus kehilangan tangan kirinya. Alasan Shanks mengorbankan tangannya adalah untuk menyambut Era Baru yang akan lahir.

3. Roronoa Zoro


Zoro merupakan kru pertama yang direkrut Luffy sekaligus karakter yang sangat dipercaya Luffy. Ia sendiri sangat loyal terhadap kaptennya dan selalu patuh dengan perintah sang kapten. Salah satu bentuk pengabdiannya adalah dia rela mempertaruhkan nyawanya di Thriller Bark ketika Kuma hendak mengambil kepala Luffy. Sebagai ganti kepala Luffy, Zoro menawarkan kepalanya untuk dibawa ke angkatan laut.

Melihat tekad Zoro yang sangat kuat, Kuma pun memberikan alternatif lain yaitu dengan memindahkan segala rasa sakit serta kelelahan yang diterima Luffy selama pertarungan melawan Moria. Pada awalnya, Zoro merasa sangat kesakitan ketika menerima sebagian kecil luka yang diperoleh Luffy. Namun, ia memantapkan hati dan rela menerima semua luka itu. Akhirnya, dia mengeluarkan banyak darah dan berada di ambang kematian. Meskipun demikian, ia masih bisa selamat dan itu sungguh sebuah keajaiban.

4. Bon Clay


Bon Clay atau Mr.2 adalah mantan anak buah Crocodile dan agen utama organisasi kriminal, Baroque Works. Ia merupakan lawan utama yang dihadapi Sanji di Arabasta. Namun, setelah pertarungan melawan Crocodile selesai, dia malah bekerjasama dengan Luffy dan menjalin persahabatan dengan para kru SHP. Bon Clay mengorbankan dirinya dua kali yaitu ketika di Arabasta dan di Impel Down.

Di Arabasta, Bon Clay dan kawan-kawannya menyamar menjadi Luffy dan bertugas sebagai pengalih perhatian agar Luffy dan kawan-kawan bisa kabur dari perangkap kurungan kapten Hina. Ketika berada di Impel Down, Bon Clay sekali lagi mengorbankan dirinya dengan tetap berada di penjara dan membiarkan Luffy kabur dari penjara untuk menyelamatkan kakaknya. Dia pun berhadapan dengan Magellan sendirian.

5. Pedro


Pedro merupakan salah satu penjaga dari suku Mink serta mantan kapten bajak laut Nox. Ia membantu Luffy untuk menyelamatkan Sanji yang tengah terjebak politik pernikahan Big Mom. Hal ini dia lakukan sebagai bentuk balas budi karena Sanji telah menyelamatkan suku Mink dari kebinasaan.

Namun, Pedro gugur dalam perjalanan. Ia melakukan bom bunuh diri untuk menyelamatkan Luffy dan kawan-kawan dari serangan Big Mom. Ia sendiri sudah tahu bahwa saat itu adalah perjalanan terakhirnya. Pedro sendiri yakin bahwa Luffy merupakan seseorang yang akan membawa fajar dunia yang telah dinanti-nanti oleh suku Mink.

6. Nico Robin


Selain Zoro, Robin juga merupakan kru yang pernah berkorban untu Luffy dan kawan-kawan. Ia lebih memilih menyerahkan diri kepada pemerintah dunia agar teman-temannya selamat dari serangan Buster Call. Buster Call adalah serangan masal sepuluh kapal yang dipimpin langsung oleh lima wakil admiral di bawah perintah admiral Aokiji. Apabila Buster Call telah dipanggil, maka sebuah pulau bisa hancur dan tidak menyisakan bekas.

Robin tidak ingin serangan itu menghancurkan kelompok Topi Jerami. Oleh sebab itu, ia mengorbankan dirinya sendiri. Namun, keinginan Robin malah berlawanan dengan kehendak Luffy. Ia bersama krunya malah pergi ke Enies Lobby dan menentang pemerintah dunia hanya untuk menyelamatkan Robin.

7. Vinsmoke Sanji


Kru yang juga berkorban untuk Luffy dan kawan-kawannya adalah Sanji. Ia pernah berkorban dua kali yaitu pada saat arc Thriller Bark dan Whole Cake Island. Bersama-sama dengan Zoro, Sanji waktu itu juga ikut mempertaruhkan nyawa ketika nyawa kaptennya terancam. Namun, keinginan Sanji itu digagalkan oleh Zoro.

Pada arc Whole Cake Island, Sanji terjebak pernikahan politik dan dipaksa menikah oleh Germa dan Big Mom. Sanji yang paham dengan situasi tersebut merasa tak berkutik dan hanya pasrah menerima takdirnya untuk menikah. Jika ia menolak, maka hal itu akan mengancam nyawa Zeff dan krunya. Kekuatan seorang Big Mom tidak dapat dipandang remeh. Oleh sebab itu, ia memilih mengorbankan dirinya dan membuang hasratnya untuk terus berpetualang bersama Luffy. Namun lagi-lagi keinginan Sanji berlawanan dengan kehendak Luffy. Ia malah dijemput dan diselamatkan oleh Luffy.

8. Jinbei


Jinbei saat ini resmi menjadi kru bajak laut Topi Jerami yang kesepuluh. Ia mendapatkan posisi di kapal sebagai pengemudi atau helmman. Pengorbanan Jinbei untuk Luffy juga sangat besar semenjak peperangan di Marineford. Ada banyak musuh dari pihak marine yang ingin membunuh Luffy. Jinbei mati-matian melindungi Luffy dengan segenap nyawanya karena ia menghormati Luffy sekaligus mendiang Ace. Ia juga yang menemani saat-saat terpuruknya Luffy setelah kehilangan kakaknya di medan perang.

Di Whole Cake, ia kembali mengorbankan dirinya dan tertinggal di belakang agar kaptennya bisa selamat dari kejaran bajak laut Big Mom. Ia sendiri juga sudah berjanji kepada Luffy bahwa dia akan menyusul mereka ke negeri Wano.

9. Going Merry Go


Going Merry merupakan kapal pertama bajak laut Topi Jerami. Pengorbanannya untuk Luffy dan teman-temannya sangat luar biasa. Meskipun keadaan kapal sudah tidak memungkinkan untuk berlayar, Merry tetap bertahan dan melampau batasnya sendiri. Dengan sedikit bantuan dari Iceberg, Merry pun akhirnya mampu berlayar sekali lagi menuju Enies Lobby.

Apabila Merry waktu itu tidak datang, mungkin Luffy dan kawan-kawan sudah hancur terkena serangan Buster Call. Kedatangannya itu merupakan sebuah wujud pengorbanan sekaligus keinginannya yang terakhir untuk bisa berlayar dengan Luffy dan kawan-kawan. Meskipun pada akhirnya, kapal itu harus terbelah di tengah lautan dan kondisinya sudah rusak parah. Luffy dan segenap kru topi jerami akhirnya harus melakukan penghormatan terakhir kepada Merry dengan membakarnya. Di akhir hayatnya, Merry merasa sangat bahagia.

10. Boa Hancock


Hancock merupakan seorang Sichibukai yang juga dikenal sebagai seorang ratu bajak laut. Ia sendiri memiliki kecantikan yang dapat membuat semua pria bertekuk lutut. Semua lelaki dia anggap sebagai sampah yang tidak ada nilainya. Namun uniknya, dia malah jatuh cinta dengan Luffy. Karena cinta itulah yang membuat Hancock rela mempersembahkan jiwa dan raganya untuk Luffy.

Pengorbanan yang dilakukan Hancock juga cukup besar untuk Luffy seperti membawanya ke Impel Down secara diam-diam, memberikan kunci borgol Ace di Marineford, serta menyembunyikan Luffy di pulau wanita pasca perang. Semua yang dilakukannya itu sangat beresiko dan bisa jadi dia kehilangan statusnya sebagai seorang Sichibukai jika ketahuan pemerintah dunia.
****
Nah, mungkin itu saja yang bisa saya tulis teman-teman. Semoga artikel ini menghibur dan jangan lupa share ya. Thanks.


EmoticonEmoticon