Review & Opini Manga One Piece 956: Kabar Kematian Sabo, Organisasi Sword, dan Penghapusan Sistem Sichibukai


source: barnesandnoble.com

Pada kesempatan kali ini, saya pengen me-review manga One Piece chapter 956. Jujur, ini adalah review pertama saya terkait alur dan manga One Piece. Satu hal yang melatarbelakangi saya menulis review ini adalah chapter terbaru kemarin yang penuh informasi penting sekaligus menimbulkan tanda tanya besar terhadap alur cerita ke depan.

Nah, saya akan membagi ulasan chapter kali ini menjadi beberapa poin penting yang akan kita bahas di sini. Langsung saja yuk, kita ulas bersama-sama.

1. Reverie Berakhir & Insiden Kerajaan Arabasta



Pada chapter kali ini, Reverie telah dikabarkan berakhir. Akan tetapi, berakhirnya Reverie tidak serta membuat keadaan dunia tenang. Raja Neptune dan Shirahosi akhirnya pulang dengan aman bersama Garp ke pulau manusia ikan. Mereka pun melakukan perbincangan ringan.

Dari perkatan Garp, Reverie selalu berjalan dengan ricuh karena para raja selalu bersitegang satu sama lain. Meskipun ada hal-hal yang mereka sepakati bersama, mereka faktanya juga saling bentrok dengan negara lain. Mungkin, hal ini dapat memicu suatu perang besar antar negara suatu saat nanti.



Di samping itu, Garp juga mengatakan hal yang cukup mengejutkan khususnya terkait insiden di kerajaan Arabasta. Insiden tersebut masih menjadi sebuah misterius. Namun, kemungkinan yang sangat logis adalah terbunuhnya Nefertari Cobra sang raja atau Nefertari Vivi yang dulu masuk daftar list “pembersihan” yang hendak dilakukan oleh Im-sama.

Opini saya, hal yang paling mungkin terjadi adalah terbunuhnya Cobra, berhubung dia sempat menyinggung perihal Poneglyph dengan Gorosei. Seperti yang kita tahu, segala hal yang berkaitan dengan Poneglyph merupakan sebuah kriminalitas tingkat tinggi. Cobra memiliki pandangan lain terkait hal itu dan ia ingin mencoba membicarakannya dengan para petinggi Gorosei. Asumsi saya, para Gorosei tidak senang dengan apa yang diomongkan oleh Cobra dan mungkin saja pembicaraan mereka sudah melampaui batas yang seharusnya menjadi sebuah rahasia. Mereka pun marah dan melakukan perintah pembunuhan terhadap Cobra. Apalagi, para Tenryuubito memiliki hubungan yang cukup pelik dengan keluarga Nefertari. Mereka dicap pengkhianat oleh para Tenryuubito karena tidak ikut tinggal die Mariejoa.

Setelah insiden terbunuhnya Cobra, bisa dibayangkan bukan betapa kacaunya Arabasta tapna seorang pemimpin? Mungkin inilah yang dimaksud oleh Garp. Efek dari terbunuhnya Cobra, negara Arabasta menjadi rawan untuk diserang oleh negara-negara tetangga atau para bajak laut. Kemungkinan lain adalah para Gorosei memberi perintah untuk menghapuskan Arabasta dari sejarah seperti yang mereka lakukan terhadap Ohara. Lagipula, di Arabasta terdapat Poneglyph yang mungkin menyimpan rahasia penting mengenai abad kekosongan.

Lalu dimanakah keberadaan Vivi sekarang? Saya yakin ia masih hidup di suatu tempat di lautan ini. 

2. Big News Morgans dan Agen Chiper Pol



Kehadiran Morgans di Reverie memiliki peran yang sangat penting. Ia mendapatkan berita yang menggemparkan dunia. Ia sendiri juga mengklaim bahwa dirinya adalah orang yang sangat pintar memutar kebohongan menjadi berita yang berkesan.

Meskipun demikian, pemerintah dunia tidak senang dengan berita yang ditulis oleh Morgans. Terbukti, mereka mengirim salah satu agen pembunuh yang hendak membungkam mulut Morgans. Namun, Morgans ternyata tidak selemah yang mereka pikir. Ia mampu menghabisi agen yang dikirim oleh pemerintah duia.



Pada chapter kali ini, ada tiga berita utama yang dia tulis di koran, yaitu hasil konferensi Reverie, berita kematian, dan percobaan pembunuhan. Di antara ketiga berita itu, yang masih simpang siur dan belum terbukti kebenarannya adalah berita kematian tokoh penting dan percobaan pembunuhan.

Kira-kira, apa maksud percobaan pembunuhan di sini? Apakah percobaan pembunuhan Sabo dan kawan-kawan terhadap Tenryuubito atau raja? Perlu dicatat satu hal, tujuan mereka di Reverie adalah untuk menyatakan perang dan mengambil Kuma. Namun, kedua tujuan itu sepertinya masih belum tercapai. Buktinya, para raja masih aman-aman saja dan saudara Sabo, Stelly baru tahu melalui koran bahwa Sabo berada di Reverie.

Lalu, percobaan pembunuhan apa yang ada dalam berita itu? Mungkin hal ini berkaitan dengan insiden yang menimpa kerajaan Arabasta yang hendak ditutup-tutupi oleh Pemerintah Dunia. Entahlah, kita tunggu saja kabar berikutnya.

3. Kabar Kematian Sabo



Hal yang paling mengejutkan pada chapter kali ini adalah berita kematian Sabo. Sejujurnya, saya sendiri sangat meragukan berita ini. Terlebih Morgans adalah karakter yang sering melebih-lebihkan berita, seperti pada kasus Luffy yang dinobatkan sepihak oleh Morgans sebagai Gokou, padahal para Yonkou sendiri belum mengakui hal tersebut. Asumsi saya, Sabo memang kalah melawan dua admiral yang tangguh, tetapi ia saat ini masih hidup dan kemungkinan besar saat ini dia menjadi tahanan penting bagi Marine. Kemungkinan besar juga dia saat ini dijebloskan ke Impel Down, seperti yang terjadi pada Ivankov dulu.

Berita kematian Sabo mungkin saja hanya dijadikan sebagai trigger atau pemicu peristiwa yang lebih besar, yaitu bentrok antara Dragon sang pemimpin revolusi dengan Pemerintah Dunia. Dragon sendiri tidak percaya dengan berita tersebut, Kemungkinan Dragon akan mengerahkan segenap pasukannya ke Mariejoa untuk membuktikan kebenaran tersebut. 
Lagipula, saat ini dia juga sudah siap menabuh gendang peperangan.

Kabar kematian itu memang sangat susah dipercaya dan membuat sedih beberapa pihak, seperti Dadan dan bandit gunung, serta Makino. Namun, sekali lagi berita tentang kematian Sabo kemungkinan besar adalah berita bohong. Sabo tidak akan mati semudah itu.

4. Pergerakan Teach



Pada panel berita kematian Sabo, terdapat panel khusus yang menggambarkan Doflamingo dan juga Teach. Doflamingo tertawa keras membaca berita yang terdapat pada koran. Dunia pun sempurna kacau seperti yang sudah dia prediksi. Teach pun tak kalah reaktif. Ia pun juga tak mau kalah berburu dengan para angkatan laut.

Saya sempat berpikir bahwa Teach berencana datang ke Mariejoa dan hendak mengambil kembali kekuatan Sabo, Mera Mera no Mi. Namun, setelah saya membaca review dari para penggemar One Piece, kemungkinan Teach akan ikut berburu Sichibukai. Saat ini, dia memang tengah berburu buah setan yang kuat dan merekrut orang-orang kuat untuk bergabung di pihaknya, seperti Kuzan. Jadi, bukan hal yang tidak mungkin jika Teach tertarik untuk merekrut para Sichibukai. Contoh kasus yang nyata adalah tawaran dia terhadap Gecko Moria waktu itu.

Lalu, bagaimana jika para Sichibukai menolak? Tentu, kemungkinan mereka akan bertarung melawan anak buah Teach dan mungkin saja jika mereka kalah, mereka akan dijebloskan ke penjara.

Opsi yang terpikirkan di benak saya saat ini hanya ada dua, Shiryu nanti akan mendatangi Mihawk selaku pendekar pedang terkuat di dunia dan Devon akan memburu Boa Hancock karena Devon terkenal kesadisannya dalam menghabisi para wanita cantik.

5. Organisasi Sword & X-Drake



Informasi lain yang tak kalah menarik pada chapter kali ini adalah keberadaan organisasi rahasia angkatan laut yang bernama Sword yang dipimpin oleh X-Drake. Sejujurnya, saya tidak pernah menyangka sama sekali bahwa Drake masih memiliki keterikatan dengan angkatan laut. Ia dulu dicap sebagai pengkhianat angkatan laut karena beralih profesi menjadi bajak laut.

Pertanyaan saya, bagaimanakah organisasi Sword itu? Dari chapter ini, kita dapat melihat bahwa organisasi Sword ini sangat rahasia dan hanya orang-orang tertentu yang tahu. Organisasi ini bergerak secara independen dan bertugas untuk mengumpulkan informasi tertentu yang berguna bagi angkatan laut. Asumsi saya, keberadaan organisasi ini hanya diketahui oleh Fleet Admiral saja.

Mari, kita tarik ke belakang terlebih dahulu. Pada saat Drake keluar dari angkatan laut, yang menjabat sebagai Fleet Admiral angkatan laut adalah Sengoku. Angkatan laut yang lain bahkan Kizaru pun yang menjabat sebagai admiral menganggap Drake sebagai musuh. Terbukti ketika ia menyerang Drake dengan kekuatan cahayanya. Jadi, memang keberadaan organisasi Sword ini sangat dirahasiakan dan saat ini hanya Fleet Admiral lah yang tahu – dalam hal ini Akainu.



Pada chapter kali ini, ia terlihat berkomunikasi dengan Coby dan membicarakan hal-hal penting, khususnya mengenai aliansi Big Mom dan Kaido yang menjadi ancaman serius bagi angkatan laut dan Pemerintah Dunia. Ia sendiri tidak yakin apakah pasukan marine mampu mengatasi kekuatan dua Yonkou tersebut, padahal satu Yonkou saja mampu memporakporandakan Marineford. Selain itu, mereka juga membicarakan keberadaan CP Aigis 0 yang masih menyimpan tanda tanya serius. Kemungkinan, Drake mencium bau busuk pemerintah dunia di Wano. Dari pembicaraan itu, kemungkinan besar Coby adalah anggota dari bajak laut Sword. Yang paling unik adalah kedua karakter itu memiliki tanda X bekas luka di bagian wajah mereka. Sekilas, simbol itu terlihat seperti bekas luka dari pertempuran. Namun, bisa jadi simbol itu adalah kode pasukan khusus yang berada di bawah naungan Sword.

Poin yang tak kalah penting untuk dibahas adalah rencana Drake di Wano ini. Kemungkinan besar, Drake lah yang membebaskan Law dari kurungan di chapter kemarin. Ia sudah memiliki rencana besar di Wano untuk menjatuhkan Kaido dan Law berperan penting dalam mendukung keberhasilan rencana tersebut.

Kemungkinan lain yang terpikirkan oleh saya adalah Drake akan mengundang beberapa tokoh penting Marine guna menambah pasukan tempur. Berhubung Wano adalah negeri yang tertutup, bukan hal yang tidak mungkin jika mereka nanti akan bergabung ke dalam aliansi Luffy dan para samurai. Entahlah, cerita ke depan masih sangat sulit untuk ditebak.

6. Penghapusan Sistem Sichibukai



Gong utama yang menjadi poin penting pada chapter kali ini adalah penghapusan sistem Sichibukai. Penghapusan sistem ini merupakan pemikiran Fujitora yang ingin dia realisasikan dan akhirnya terjadi. Kejahatan Crocodile dan Doflamingo yang sempat membuat kerajaan Arabasta dan Dressrosa di ambang kehancuran, sudah cukup menjadi dasar utama pembubaran Sichibukai.

Pasca Sichibukai dibubarkan, mereka langsung diburu oleh pasukan angkatan laut. Di satu sisi, tindakan ini merupaka sebuah kecerobohan pasukan laut karena kekuatan Sichibukai tidak bisa dianggap remeh dan bisa jadi mereka akan dikalahkan dengan mudah. Namun, hal ini berbeda apabila para angkatan laut menggunakan senjata rahasia ciptaan Vegapunk yang sempat digaung-gaungkan dulu. Tentu, senjata rahasia ini sepadan ini akan menambah kekuatan angkatan laut.

Lalu, bagaimana nasib para Sichibukai itu? Ini bagian yang paling menarik. Mari kita bahas satu per satu nasib para Sichibukai. Asumsi saya hanya ada dua, yaitu mereka nanti akan lolos dari kepungan angkatan laut atau mereka kalah dan dijebloskan ke dalam Impel Down. Kemungkinan besar, para Sichibukai akan lolos dan mereka akan berlayar ke lautan.



Buggy kemungkinan besar akan mengorbankan anggotanya bekas tahanan Impel Down dan kabur menyelematkan dirinya sendiri. Kemudian, ia butuh tempat bernaung di bawah payung kekuatan superior untuk bertahan hidup. Kemungkinan besar, ia akan bergabung di bawah naungan bajak laut Akagami. Lagipula, ia sendiri memiliki sebuah rencana khusus ketika menyandang status Sichibukai. Sayangnya, rencana itu gagal total karena statusnya sudah dicabut.



Mihawk kemungkinan besar akan menjadi solo player di dunia bajak laut. Dia akan mendapatkan banyak tantangan dari para pendekar pedang terbaik di New World. Asumsi saya dari dulu, Mihawk akan berhadapan dengan Shiryu. Mungkin saja, dia juga akan terbunuh dalam pertarungannya melawan Shiryu dan pedang Yoru akan jatuh ke tangan Shiryu. Pasca kematiannya, Shiryu otomatis dinobatkan menjadi pendekar pedang nomor satu di dunia dan Zoro akan menjadi lawan terakhirnya nanti.



Weevil mungkin juga akan menjadi solo player. Peluangnya tertangkap pun sangat tipis melihat kekuatannya yang mengerikan. Karakter ini masih sangat misterius dan belum bisa ditebak kemana ia akan memihak. Jadi, saya tidak bisa berteori terlalu banyak.



Terakhir, bagaimana nasib Hancock? Ini yang agak saya khawatirkan. Ada kemungkinan Hancock nanti tertangkap dan dijebloskan ke penjara lagi karena dia terlalu percaya diri dengan kekuatannya. Saya menganggap hal itu sebuah kelemahan. Namun, untungnya yang bertugas menangkap Hancock adalah Coby sehingga peluangnya untuk menang pun cukup tinggi juga. Apabila nanti dia berhasil lolos, kemungkinan dia akan berlayar dan berada di bawah payung Bajak Laut Topi Jerami.

Kalau kita membicarakan Sichibukai, masih ada satu lagi karakter yang saat ini masih misterius pergerakannya, yaitu Crocodile. Kemana sekarang ia memihak dan bergerak? Masih tanda tanya besar. Sepertinya dia akan ikut andil dalam peperangan ke depan. Mungkin juga saat ini ia beraliansi dengan salah satu Yonkou, mungkin saja Shanks – tetapi asumsi ini masih kurang berdasar.

Yang jelas, penghapusan sistem Sichibukai ini akan membuat dunia berada pada perubahan yang ekstrem dan akan timbul kekacauan di mana-mana. Mari kita tunggu saja perkembangan cerita ke depan.
****
Baik, mungkin itu saja ya gan beberapa hal yang bisa saya sampaikan dalam review dan pembahasan manga One Piece terbaru. Di chapter depan, kemungkinan besar cerita akan berfokus kembali ke arc Wano bagian ketiga.

Oke, akhir kata saya mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penulisan artikel kali ini. Semoga artikel ini menghibur dan bermanfaat. Thanks.
Previous Post Next Post

Contact Form