7 Pelajaran Berharga yang Bisa Dipetik dari Film The Billionaire

The Billionaire adalah salah satu film Thailand yang menarik untuk ditonton. Film ini dirilis pada tahun 2011 dan diangkat dari kisah nyata seorang pengusaha bernama Top Ittipat. Dalam film ini, kita akan disuguhkan perjuangan Top dalam merintis bisnis yang telah dia impikan sejak berusia 16 tahun.

Top melewati berbagai macam kegagalan selama membangun bisnisnya hingga dia akhirnya berhasil menjadi seorang milyuner berkat bisnisnya Tao Kae Noi berupa snack rumput laut. Film ini memiliki alur cerita yang menyentuh dan menginspirasi sekaligus cocok buat kalian jiwa-jiwa pengusaha muda yang berkeinginan untuk membangun bisnis dari nol.

Setelah menonton film ini, saya jadi pengen sharing tentang beberapa pelajaran-pelajaran penting yang bisa kita petik dari film ini. Langsung saja yuk kita bahas berikut ini!

1. Berbisnis itu enggak mudah

Melalui film ini, kita jadi tahu bahwa berbisnis itu enggak semudah membalikkan telapak tangan dan enggak seindah kalimat-kalimat motivasi yang bertebaran di luar sana. Berbisnis perlu tekad yang tangguh dan nggak nggampang menyerah.

Dalam membangun bisnisnya, Top pun harus melalui berbagai macam rintangan, mulai dari respon negatif orang tua Top dan pacarnya, ditipu orang, jualan nggak laku, dan berbagai kegagalan yang lain. Top pun harus rela mengeluarkan banyak modal untuk mengembangkan bisnisnya.

2. Kalau gagal, tinggal coba lagi

Salah satu sisi positif dari Top adalah dia enggak mudah menyerah. Setiap kali Top menemui kegagalan, Top selalu mencoba mencari solusi atas permasalahannya. Dari kegagalan, Top bisa mengambil pelajaran yang berharga.

Kegagalan Top bisa kita lihat mulai dari dia mencoba bisnis DVD bajakan yang ujung-ujungnya ditipu orang. Kemudian, dia mencoba membuka usaha kacang goreng yang ending-nya bisnisnya ditutup karena asapnya mengganggu pihak mall. Sampai akhirnya, Top mencoba bisnis rumput laut.

Ketika di awal membuka bisnis rumput laut, Top pun juga nggak langsung berhasil. Dia harus menggoreng rumput laut mentah berkali-kali untuk menciptakan cita rasa yang gurih dan enak di lidah. Selain itu, Top harus memikirkan kemasan yang menarik agar produknya bisa dipasarkan oleh Eleven 7.

3. Pintar melihat peluang dan manfaatkan setiap kesempatan yang ada

Kesuksesan bisnis rumput laut Top juga nggak luput dari pribadi Top yang jeli dalam melihat peluang. Ide mengenai bisnis rumput laut itu awalnya berasal dari oleh-oleh pacarnya yang baru saja datang dari luar kota.

Karena snack rumput laut masih jarang di kota Top, ia pun berinisiatif untuk membuka usaha snack rumput laut. Ternyata, usahanya lumayan laku saat ditawarkan kepada pembeli. Otak Top nggak berhenti di situ. Dia pun mencoba kesempatan untuk bekerjasama dengan perusahaan Eleven 7 untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

4. Dukungan dari orang terdekat itu penting

Dalam hal apapun, khususnya saat mengejar impian, kita selalu membutuhkan dukungan dari orang terdekat kita, entah itu keluarga, sahabat, atau mungkin pacar. Saat memulai berbisnis, orang tua Top tidak mendukungnya sama sekali, tetapi dia memiliki paman yang sangat hebat.

Pamannya selalu mendukung dan memberikan nasihat untuk setiap keputusan yang diambil Top. Pada awal berbisnis kacang, pamannya juga ikut membantu berjualan meski dia sudah tua. Ketika memulai bisnis rumput laut, Top juga masih dibantu oleh pamannya. Tanpa dukungan pamannya, Top mungkin sudah menyerah di tengah jalan.

5. Setiap orang pasti bisa tumbuh menjadi lebih baik

Selain alur cerita yang bagus, aspek lain yang menarik dari film ini adalah perkembangan karakter Top yang dinamis. Ia awalnya hanyalah seorang anak muda yang hobi bermain game dan menjual item-item dalam game untuk mendapatkan uang.

Nggak hanya itu aja, Top juga bisa dibilang nakal. Namun, keinginan Top untuk berbisnis membuat karakter Top menjadi lebih bijak dan mengerti tentang realita kehidupan. Bisa dibayangkan bukan? Top yang dulu hanya memikirkan game pada akhirnya bisa menjadi seorang pebisnis hebat yang mampu melunasi hutang keluarga.

Intinya, setiap orang itu bisa berubah menjadi lebih baik ke depannya. Orang yang saat ini kita anggap sepele, bisa jadi orang itu akan lebih hebat dari kita suatu saat nanti.

6. Selalu ada yang dikorbankan pada setiap pilihan yang kita ambil

Pelajaran penting berikutnya dari film ini adalah setiap keputusan yang kita ambil membutuhkan pengorbanan. Dalam hal ini, Top telah mengorbankan banyak hal untuk menggapai impiannya sebagai pebisnis.

Top harus mengeluarkan biaya yang sangat besar sebagai modal. Nggak hanya itu aja, Top juga memutuskan untuk berhenti kuliah dan merelakan waktu untuk bisa berkumpul bersama keluarga. Yang lebih menyedihkan, Top sempat merelakan hubungan dengan pacarnya demi kesuksesan bisnisnya. Dari sini, kita bisa belajar bahwa kesuksesan membutuhkan banyak pengorbanan.

7. Impian itu selalu layak untuk diperjuangkan

Pelajaran terakhir yang bisa kita ambil dari film ini adalah segila atau sekonyol apapun impian yang kita miliki, kita harus selalu percaya bahwa setiap impian itu layak untuk diperjuangkan. Impian yang memaksa kita untuk terus melangkah maju dan menatap masa depan, seperti halnya Top yang selalu percaya dengan impiannya untuk sukses menjadi pebisnis.

Meski pada awalnya impian Top diragukan oleh orang-orang terdekatnya, Top pada akhirnya membuktikan bahwa impiannya berhasil menjadi sebuah kenyataan. So, kalau kita punya mimpi, perjuangkanlah mimpi itu!

***

Mungkin itu saja beberapa pelajaran penting yang bisa kita ambil dari film The Billionaire. Menurut kalian sendiri, apa pelajaran berharga yang bisa kalian petik dari film ini? Jangan lupa tulis di kolom komentar, ya! Terima kasih atas kunjungannya, kawan.

0 Response to "7 Pelajaran Berharga yang Bisa Dipetik dari Film The Billionaire"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel