Kamen Rider Geats: Desire Grand Prix, Sebuah Permainan Untuk Mewujudkan Dunia yang Ideal


Desire Grand Prix (DGP) merupakan sebuah permainan menarik yang menjadi fokus utama dalam cerita Kamen Rider Geats. Peserta permainan ini mampu berubah menjadi Kamen Rider dan bertarung melawan monster Jyamato yang mengancam keselamatan orang-orang.

Pada tulisan kali ini, MogiMogy ingin mengulas lebih lenjut hal-hal menarik yang berkaitan dengan Desire Grand Prix. Tanpa berbasa-basi panjang lebar, kita langsung bahas aja berikut ini!

Sejarah dari Desire Grand Prix

Desire Grand Prix dibuat oleh sebuah organisasi dengan nama yang sama. Sejauh ini, permainan ini diciptakan dengan tujuan untuk melawan Jyamato. Selain itu, permainan ini telah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum Ace Ukiyo turut berpartisipasi dalam game.

Salah satu permainan yang paling menegangkan di masa lalu adalah ronde pertarungan melawan Saboten Knight Jyamato. Dalam pertarungan tersebut, seluruh Kamen Rider yang bertarung pada saat itu dikalahkan hingga seluruh orang di area tersebut terbunuh.  

Aturan-Aturan dalam Permainan DGP

Seperti permainan pada umumnya, DGP mempunyai aturan yang harus dipatuhi oleh para pemain. Sebagai contoh, pemain harus menyelesaikan misi dan memperebutkan skor yang tinggi agar mereka tidak tereliminasi. Selain itu, pemain tidak boleh menyerang sesama pemain lain.

Permainan DGP juga terbagi dalam beberapa ronde dengan alur permainan yang berbeda-beda. Selain itu, tipe permainan juga tergantung dari jenis Jyamato yang dihadapi. 

Sebagai contoh, kalian bisa lihat daftar ronde pada permainan DGP ke-2 yang diperlihatkan dalam cerita berikut ini.

Ronde Pertama

Pada ronde pertama, para peserta memainkan game perburuan harta karun. Mereka harus bertarung dan merebut item dari Jyamato. Mereka yang gagal mendapatkan item akan langsung tereliminasi.

Ronde Kedua

Berbeda dengan ronde pertama, tipe permainan pada ronde kedua adalah bertahan hidup dari serangan zombie. Permainan ini terbilang sangat berbahaya karena para peserta bisa terkena infeksi dari gigitan zombie Jyamato dan berubah menjadi seperti mereka.

Dalam permainan ini, para peserta harus saling bersaing untuk memperebutkan skor yang tertinggi. Skor yang terendah dalam permainan ini akan langsung tereliminasi dari permainan.

Ronde Ketiga

Ronde ketiga menghadirkan sebuah permainan kerja sama tim yang beranggotakan dua orang. Para Rider harus bekerja sama untuk mengalahkan Trump Jyamato. 

Selain mengandalkan kekuatan, ronde ketiga membutuhkan taktik dan strategi yang tepat. Sama  seperti permainan sebelumnya, pemain harus mendapatkan banyak skor agar mereka tidak tereliminasi. 

Ronde Final

Ronde terakhir dalam DGP yang kedua adalah permainan tending kaleng. Dalam permainan ini, para peserta harus menendang kaleng agar bisa menjadi pemenang dalam pertarungan. Akan tetapi, hal itu bukanlah hal yang mudah.

Para Rider harus berhadapan dengan Saboten Knight Jyamato yang terkenal sangat sulit dikalahkan. Dalam permainan terdahulu, Jyamato tersebut mampu mengalahkan seluruh Rider dengan kekuatannya yang mengerikan.

Hasil akhir dari ronde final ini masih belum diketahui. Masing-masing Rider sepertinya mempunyai peluang yang sama untuk menjadi pemenang karena tekad mereka untuk menang sama-sama kuat, khususnya Geats, Tycoon, dan Buffa.

Hadiah Bagi Pemenang DGP

Bagi siapapun yang memenangkan permainan, dia bisa mewujudkan sebuah dunia yang ideal sesuai dengan impiannya. Sebagai contoh, kita bisa melihat keinginan Ace yang terwujud setelah dia memenangkan DGP pada episode pertama.

Ace bisa menjadi seorang superstar yang terkenal dan dikagumi oleh banyak orang. Ia bahkan dijuluki sebagai Bintang dari Bintangnya Bintang. Dalam permainan DGP yang terbaru, Ace sepertinya memiliki keinginan lain yang ingin dia wujudkan.

Bagaimana Nasib Pemain yang Gugur dalam Permainan?

Meskipun hanyalah sebuah permainan, Desire Grand Prix pada dasarnya sangatlah beresiko dan mengancam keselamatan para Rider. Jika mereka salah bertindak, mereka bisa-bisa kehilangan nyawa mereka. 

Pemain yang gugur dalam permainan ini setidaknya disebabkan oleh dua faktor, yaitu pemain dibunuh oleh Jyamato hingga ID Core-nya hancur dan pemain tereliminasi karena dia mendapatkan skor yang terendah.

Pemain yang gugur akibat serangan Jyamato akan kehilangan nyawa mereka, sedangkan pemain yang tereliminasi karena skor terendah akan dihapus ingatannya dan kembali ke kehidupan normal mereka. Hal itu diungkapkan oleh Keiwa dalam episode ke-7.

Siapa Mastermind Di balik Permainan Ini?

Sejauh ini, kita belum mengetahui pasti sosok dari pencipta sekaligus mastermind di balik permainan DGP. Meskipun demikian, ada satu karakter misterius yang diperlihatkan di akhir episode 6. Kemungkinan besar, dia adalah dalang utama dalam permainan DGP.

Selain melawan Jyamato dan melindungi orang-orang, kita masih belum tahu pasti motif dan tujuan dari karakter tersebut. Menurut penulis, dia pasti memiliki tujuan tersembunyi, entah itu untuk niat yang baik atau ambisi yang buruk. 

Hal itu sudah biasa terjadi dalam cerita-cerita Kamen Rider sebelumnya, seperti kasus Wiseman dalam cerita Kamen Rider Wizard atau Hideo Akaishi alias pendiri Fenix dalam cerita Kamen Rider Revice.

Yah, mari kita tunggu dan nikmati alur cerita serial Kamen Rider Geats sambil menyeduh secangkir kopi. Lambat laun, semuanya akan terungkap!

0 Response to "Kamen Rider Geats: Desire Grand Prix, Sebuah Permainan Untuk Mewujudkan Dunia yang Ideal"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel