8 Renungan Motivasi Hidup Dari Patah Hati

sumber: moxiementoring.me

Setiap insan yang bernyawa pasti pernah merasakan patah hati terutama karena cinta. Patah hati adalah hal yang sungguh tidak mengenakkan. Ketika hari-hari normal kita mendadak berubah menjadu kelabu. Ketika fokus kita untuk mengejar mimpi harus terhenti karena terlarut dalam kesedihan. Sungguh, patah hati memberikan dampak yang luar biasa bagi seseorang. Seolah patah hati memiliki daya tekanan yang dahsyat untuk menghancurkan diri seseorang perlahan-lahan. 

Namun, apakah kita pernah merenung tentang sebab-musabab, filosofi, serta rahasia mengapa Tuhan mematahkan hati kita? Sayangnya, kita tidak pernah berpikir sejenak tentang patah hati, Kita seringkali melupakan esensi itu dan kembali terjebak pada kesalahan yang sama di masa lalu. Marilah, kita menghela nafas sembari menikmati secangkir kopi lalu kita merenungkan hikmah atau pelajaran yang dapat kita petik dari patah hati.

1. Patah hati adalah sebuah proses pendewasaan bagi kita.

diradiocast.com

Cinta tidak selalu berbicara perihal kebahagiaan. Ada tangis dan ada tawa dalam setiap kisah tentang cinta. Kata orang, cinta itu deritanya tiada akhir. Tak jarang, cinta harus berujung pada kesedihan ketika sebuah hubungan harus berakhir di tengah jalan. Dari perpisahan kita akan tahu, betapa sulitnya menjalani hidup dengan separuh hati yang telah pergi. Akan tetapi, hidup masih harus berlanjut. Berkenan atau tidak, kita harus melewati masa-masa sulit itu. Kita akan beranjak menjadi pribadi yang lebih dewasa yang telah mengerti pahit manisnya cinta.

2. Kesalahan yang sama tidak akan pernah terulang, apabila kita mau belajar.

sumber: walldevil.com

Ada sebuah sebab dari suatu peristiwa, begitu pula patah hati yang tiada mungkin terjadi dalam sebuah spontanitas. Patah hati yang dialami seseorang pasti disebabkan oleh faktor-faktor tertentu. Barangkali, ada sebuah kesalahan kecil yang tanpa disadari menjadi sebuah problematika yang besar sehingga berujung pada sebuah perpisahan. Ketika kita belajar untuk menyadari dan memperbaiki kesalahan-kesalahan itu, pasti ke depan patah hati itu akan bisa kita hindari.

Baca juga: 3 Tipe Orang yang Akan Hadir Dalam Perjalanan Cinta Kita

3. Kita akan menjadi sosok yang lebih tegar dalam menjalani hidup.

sumber: pixabay.com

Hati yang tidak pernah tersakiti tidak akan tahu bagaimana menjadi tegar. Seseorang akan lebih kuat dan tahan banting ketika ia sudah biasa tersakiti seperti kapal yang tidak gentar diterjang ombak samudera yang deras. Kita akan tumbuh perlahan namun pasti. Ketika kita pernah merasakan patah hati terhebat lalu kita bangkit, teruntuk patah hati selanjutnya, tidak akan sesakit apa yang pernah kita rasakan dulu. Karena kita sudah punya kekuatan untuk melawan patah hati itu.

4. Dari patah hati kita akan mengerti esensi dari sebuah luka yang tidak kentara

sumber: ayeey.com

Ada sebuah luka yang membekas di hati seseorang yang sedang patah hati. Luka yang mungkin suatu saat dapat kambuh lagi. Luka mengajarkan kita agar selalu berhati-hati dengan perasaan. Akan tetapi, ketika kita tahu bahwa luka itu terasa sangat menyakitkan bagi kita, kita akan berusaha sebisa mungkin untuk tidak menancapkan luka pada hati seseorang. Kita akan lebih berhati-hati dengan perasaan.

5. Selektif dalam menentukan pilihan.

sumber: thoughtcatalog.com

Salah satu alasan yang paling logis dari patah hati adalah kita bertemu dan menjalin cerita dengan orang yang salah. Memang, kita pernah merasa bahwa dia adalah yang sangat tepat untuk kita. Akan tetapi, ada kehendak lain dari Tuhan yang membuat kita sadar bahwa dia bukanlah yang terbaik untuk kita. Dari situ akan belajar untuk lebih selektif dalam menentukan pilihan. Ingatlah sebuah pepatah bahwa Tuhan mempertemukan kita dengan orang yang salah, sebelum kita bertemu dengan jodoh yang tepat.

Baca juga: Kiat-Kiat Menjadi Jomblo Berkualitas

6. Patah hati membuat kita lebih terfokus mengejar impian

sumber: bintang.com

Ini adalah salah satu alasan yang seringkali kita abaikan. Barangkali, kita selama ini hanya membuang-buang waktu untuk sebuah hubungan yang tidak penting dan tak bertujuan. Kita menjadi lupa tentang masa depan, cita-cita serta impian-impian yang pernah kita imajinasikan. Barangkali, kita membutuhkan jeda sejenak. Jadikanlah patah hati itu sebagai kekuatan dan motivasi untuk bangkit mengejar impian. Karena ketika ketika sukses, pada akhirnya kita akan bisa menertawakan patah hati kita di masa lalu.

7. Menjadi seorang pemaaf adalah sebuah kebaikan.

sumber: duapah.com

Kebanyakan patah hati melahirkan kebencian dan dendam pada diri seseorang. Jarang ada orang yang lebih memilih untuk memaafkan dan berdamai dengan keadaan. Kalau pun itu bisa, perlu waktu yang tidak singkat untuk mengembalikan keadaan normal. Akan tetapi, bukankah itu adalah hal yang sangat mulia, ketika kita memaafkan kesalahan orang yang telah menyakiti kita? Bukankah sungguh memuakkan hidup dengan membawa kebencian dan dendam yang justru malah membuat hati kita tidak tenang? Menjadi pemaaf tidak akan membuat kita terhina, justru hal itu akan menambah nilai positif dalam diri kita.

8. Sejatinya, patah hati adalah sebuah proses mengikhlaskan seseorang.

sumber: hipwee.com

Ikhlas adalah kunci kebahagiaan dalam hidup. Keikhlasan lahir dari hati seseorang yang tulus. Memang tidak mudah, akan tetapi selama kita mau mencoba perlahan demi perlahan kita pasti bisa. Ketika kita patah hati ada sebuah proses mengikhlaskan di dalamnya. Kita harus mengikhlaskan dia yang telah bahagia dengan orang lain. Dengan ikhlas kita akan lebih mudah bangkit dan lebih bijak dalam menjalani kehidupan kita di masa depan.

Baca juga: 8 Penyebab Gagal Move On


EmoticonEmoticon