10 Pepatah Bijak Jawa yang Dapat Dijadikan Motivasi

source: yukepo,com

Di dalam kehidupan masyarakat Jawa terdapat pepatah-pepatah bijak penuh filosofi yang dapat digunakan untuk menasihati seseorang. Pepatah bijak ini memiliki makna yang sangat dalam dan bisa dijadikan sebagai pedoman dalam hidup bermasyarakat serta acuan motivasi untuk meraih kesuksesan.

Mungkin kita yang asli dari Jawa sudah kerap mendengar pepatah-pepatah berikut ini. Nah, semoga setelah membaca tulisan ini kita bisa lebih memaknai hidup dan mampu mengambil pelajaran dari pepatah-pepatah tersebut.

1. Alon-Alon Waton Kelakon


Pepatah ini memiliki arti "Pelan-pelan yang penting terwujud". Kita dapat mengambil makna dari pepatah bijak ini bahwa terkadang dalam hidup kita harus mencoba pelan-pelan ketika kita melakukan sesuatu. Kita tidak perlu terburu-buru dalam bertindak. Yang penting kita selamat sampai tujuan dan apa yang kita harapkan bisa menjadi kenyataan meskipun itu membutuhkan waktu yang sedikit lama.

2. Wong Sabar Rejekine Jembar, Wong Ngalah Uripe Berkah.


Arti dari pepatah ini adalah orang yang bersabar itu rejekinya luas dan orang yang mau mengalah itu hidupnya akan berkah. Pepatah ini mengajarkan kita untuk bersabar dalam berbagai macam keadaan. Selain itu, terkadang kita juga harus bisa mengalah kepada seseorang untuk menghindari pertengkaran dan masalah yang lebih rumit. Dengan bersabar dan menekan ego kita, bukan hal yang tidak mungkin jika hidup kita kelak akan bernilai berkah dan rejeki kita pun akan dilapangkan oleh Tuhan.

3. Ojo Kuminter Mundak Keblinger, Ojo Cidro Mundak Ciloko


Pepatah ini berarti "jangan merasa pintar agar tidak salah arah, jangan berbuat curang agar tidak celaka." Kita bisa mengambil nasihat dari pepatah ini bahwa dalam hidup kita harus tetap rendah hati dan berlaku jujur. Kita tidak boleh merasa paling pintar agar kita tidak salah arah. Kita juga tidak boleh bermain curang agar kita tidak celaka.

4. Ojo Gumunan, Ojo Getunan, Ojo Kagetan, Ojo Ngaleman


Arti dari pepatah ini adalah "jangan mudah terheran-heran, jangan gampang menyesal, jangan mudah kaget, jangan manja". Pepatah ini mengajarkan kita agar tetap berlaku sewajarnya dalam menyikapi segala hal. Hal ini memang penting dilakukan agar kita terhindar dari sifat-sifat buruk seperti iri dengki dan sebagainya.

5. Nrimo Ing Pandum


Pepatah ini memiliki makna agar kita selalu bersyukur atas pemberian Tuhan. Kita perlu melatih rasa syukur tersebut agar hidup kita bahagia. Karena dengan bersyukur, Tuhan akan menambah nikmat yang ada dalam hidup kita. Kita juga perlu ingat bahwa di luar sana terdapat banyak orang yang tidak seberuntung kita.

6. Sopo Nandur Bakalan Ngunduh


Pepatah ini berarti "siapa yang menanam, dia yang akan menuai". Kita dapat mengambil filosofi yang cukup dalam dari pepatah ini dan bisa kita jadikan sebagai motivasi untuk sukses. Mumpung kita masih muda dan masih diberi kesehatan, sebaiknya kita melakukan hal-hal positif ibarat kita menanam sebuah benih. Karena perbuatan-perbuatan positif itulah yang akan kita tuai di masa depan.

7.  Ojo Milik Barang Kang Melok


Pepatah ini memiliki arti "jangan mudah tergiur dengan barang-barang yang kelihatan mewah". Pepatah ini mengajarkan kita agar tidak mudah terlena dengan sesuatu yang indah dan kelihatan mewah. Hal ini penting diperhatikan agar tidak menimbulkan rasa iri dalam hati. Kita juga belajar arti kesederhanaan melalui pepatah ini karena sesuatu yang mewah belum tentu baik untuk kehidupan.

8. Wong Jowo Gampang Ditekuk-Tekuk


Pepatah ini memiliki arti bahwa orang Jawa itu fleksibel. Mereka itu orang yang gampang berbaur di masyarakat dengan beraneka ragam suku. Hal ini penting untuk kita pelajari dalam hidup bermasyarakat agar fleksibel dan mudah bersosialisasi dengan banyak orang dari latar belakang yang berbeda.

9. Ojo Dadi Kacang Sing Lali Kulite


Arti dari pepatah ini adalah "Jangan menjadi kacang yang lupa kulitnya". Hal ini patut kita ingat ketika kita nanti sudah sukses dan berada di atas. Kita tidak boleh lupa dengan latar belakang kita, dengan keluarga kita dan dengan orang-orang yang telah membesarkan kita. Karena tanpa mereka, kita tidak mungkin berhasil menggapai impian atau tujuan dalam hidup kita.

10. Witing Tresno Jalaran Soko Kulino


Pepatah ini memiliki arti "cinta itu datang karena terbiasa". Definisi cinta di sini sangat luas dan tidak terpusat pada kehidupan berasmara antara lelaki dan wanita. Pepatah ini mengajarkan bahwa kita akan mampu mencintai sesuatu seperti pekerjaan selama kita bisa terbiasa dengan hal tersebut. Kita juga akan mampu mencintai passion atau hobi kita ketika sudah terbiasa. Hal ini penting untuk kita lakukan karena tanpa cinta, pekerjaan yang kita lakukan akan terasa berat dan menjadi beban.

*****

Nah,  mungkin itu saja sobat beberapa pepatah bijak Jawa yang dapat kita jadikan sebagai motivasi dalam hidup. Semoga tulisan ini memberikan inspirasi dan motivasi untuk kita semua. Terimakasih.




EmoticonEmoticon