7 Bentuk Perubahan Pedang Tessaiga dalam Cerita Inuyasha


Tessaiga merupakan sebuah pedang yang sangat menarik milik Inuyasha. Pedang ini diciptakan dari taring ayah Inuyasha dan ditempa oleh seorang pande besi terkenal bernama Tōtōsai. Selain itu, pedang ini sangat terkenal karena serangan penghancurnya yang sangat dahsyat.

Uniknya, Tessaiga mempunyai beberapa bentuk perubahan yang sangat menarik. Kira-kira, apa sajakah itu? Cek pembahasan selengkapnya berikut ini!

1. Katana

Saat tidak digunakan dalam pertarungan, Tessaiga berwujud sebuah katana yang terlihat berkarat. Dalam bentuk tersebut, Tessaiga memang tidak terlalu kuat dan nyaris tidak bisa digunakan Inuyasha untuk bertarung.

Pedang Tessaiga mempunyai pelindung anti-yokai yang bisa membakar para siluman ketika menyentuhnya. Selain itu, Tessaiga juga dilengkapi dengan sarung pedang yang terbuat dari kayu Bokusenō yang mampu memblokir serangan berbasis yōki.

2. Fang/True Form

Tessaiga akan menunjukkan kekuatan penghancurnya yang sangat dahsyat saat Inuyasha mengaktifkan bentuk sejatinya. Dalam bentuk ini, Tessaiga terlihat seperti sebuah taring yang sangat tajam.

Tessaiga mempunyai serangan yang sangat kuat dan mampu menghabisi 100 siluman sekaligus dalam satu kali serangan. Meskipun demikian, Inuyasha membutuhkan waktu agar dia bisa menguasai kekuatan Tessaiga.

3. Red Tessaiga

Selain kedua bentuk sebelumnya, Tessaiga uniknya mampu bertransformasi ke bentuk lain. Contohnya adalah Red Tessaiga. Bentuk ini diakses oleh Inuyasha setelah dia mendapatkan sebuah orb dari Shiori.

Tebasan dari Red Tessaiga mampu menembus sebuah pelindung yang diciptakan oleh musuh. Meskipun demikian, Red Tessaiga tidak efektif saat digunakan untuk melawan tameng berbasis energi spiritual, seperti milik Hitomiko.  

4. Diamond Tessaiga

Sesuai namanya, Diamond Tessaiga mempunyai karakteristik yang identik dengan sebuah berlian. Bentuk ini memungkinkan Inuyasha untuk mengeluarkan serangkaian tembakan berlian yang sangat kuat.

Serangan tersebut mampu menembus pelindung musuh yang tidak bisa dihancurkan oleh Red Tessaiga. Tak hanya itu, Inuyasha bisa mengkombinasikan serangan tersebut dengan teknik Kaze no Kizu atau Bakuryūha.

5. Dragon Scaled Tessaiga

Dragon Scaled Tessaiga diakses oleh Inuyasha setelah dia mematahkan pedang yōkai milik Dakki. Saat berada dalam wujud ini, Tessaiga mempunyai kekuatan spesial untuk menyerap energi yōki dari siluman yang dihadapi oleh Inuyasha.

Karena Inuyasha adalah seorang hanyō, dia hanya mampu menyerap energi yōki dalam jumlah yang terbatas. Selain itu, Dragon Scaled Tessaiga memungkinkan Inuyasha untuk memotong yōketsu dan menghancurkan siluman dalam sekejap mata.

6. Flaming Tessaiga

Berbeda dengan wujud sebelumnya, Flaming Tessaiga hanya muncul secara sekilas dalam cerita manga. Sesuai namanya, Tessaiga terlihat diselimuti oleh api yang membara saat berada dalam wujud ini.

Setelah Tessaiga menyerap kekuatan yōkai bernama Kinka, pedang tersebut mampu mengeluarkan serangan api yang sangat panas. Meskipun bentuk ini cukup menarik, bentuk ini kurang tereksplorasi karena kemunculannya yang singkat.

7. Meidō Tessaiga

Meidō Tessaiga mungkin bisa dikatakan sebagai bentuk terkuat dari Tessaiga. Bentuk ini diakses oleh Inuyasha setelah dia mematahkan pedang Tenseiga milik Sesshomaru. Selain itu, Tessaiga terlihat diselimuti oleh aura kegelapan.

Saat menggunakan Meidō Tessaiga, Inuyasha mampu mengeluarkan tebasan yang sangat kuat berbentuk bulan sabit berwarna hitam. Tidak hanya mematikan, tebasan tersebut mampu mengirim musuh-musuh Inuyasha ke dunia bawah. 

0 Response to "7 Bentuk Perubahan Pedang Tessaiga dalam Cerita Inuyasha"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel