11 Teknik Pernapasan Air dalam Cerita Kimetsu no Yaiba


Pernapasan Air merupakan salah satu pernapasan utama yang muncul dalam cerita Kimetsu no Yaiba. Sesuai namanya, pernapasan ini meniru gerakan air yang mengalir dan fleksibel. Selain itu, gerakan dari pernapasan ini terlihat sangat lembut dan elegan. 

Pernapasan Air pada dasarnya mempunyai sepuluh bentuk atau teknik serangan. Akan tetapi, ada satu teknik tambahan yang dikembangkan oleh Giyu Tomioka. Untuk info lebih lengkapnya, cek pembahasannya langsung berikut ini!

1. Ichi no kata: Minamo Giri

Ichi no kata: Minamo Giri pertama kali diperlihatkan oleh Tanjiro saat dia mengikuti ujian seleksi pemburu iblis. Teknik ini terbilang sangat praktis dan mempunyai daya serang yang mematikan terhadap lawan.

Setelah mendapatkan momentum yang tepat, pengguna teknik ini akan menciptakan sebuah tebasan yang berkonsentrasi tinggi. Apabila tepat mengenai sasaran, tebasan tersebut mampu menghabisi iblis dengan seketika.

2. Ni no kata: Mizu Guruma

Teknik Pernapasan Air yang kedua adalah Ni no kata: Mizu Guruma. Pengguna teknik ini akan melompat dan berputar di udara sembari mengayunkan pedangnya secara vertikal. Cara kerja teknik ini mirip seperti sebuah roda. 

Menariknya, Tanjiro mengembangkan variasi lain dari teknik ini yang disebut Ni no kata: Yoko Mizu Guruma. Sembari memutar tubuhnya di udara, dia akan melepaskan sebuah tebasan horizontal ke arah musuhnya.

3. San no kata: Ryūryū Mai

Selanjutnya, ada teknik ketiga yang disebut San no kata: Ryūryū Mai. Saat mengeluarkan teknik ini, pengguna akan mengeluarkan tebasan yang sangat elegan dan mirip seperti sebuah tarian yang mengalir.

Pengguna bisa menebas apapun yang ada dalam jangkauan gerakannya. Jika digunakan dengan tepat, teknik ini memungkinkan pengguna untuk menyerang beberapa musuh sekaligus dalam satu serangan. 

Baca juga: Mengapa Nezuko Bisa Kebal Terhadap Sinar Matahari?

4. Shi no kata: Uchishio

Shi no kata: Uchisio merupakan teknik keempat dari Pernapasan Air yang berbentuk tebasan konsekutif yang terlihat mengalir dan sangat anggun. Melalui teknik ini, Tanjiro bisa mengalahkan dua iblis sekaligus saat dia mengikuti ujian seleksi masuk pemburu iblis.

Tidak hanya itu, teknik keempat ini mempunyai sebuah variasi lain bernama Uchisio – Ran. Teknik tersebut berbentuk tebasan konsekutif dengan tingkat presisi yang lebih baik. Selain itu, teknik itu sangat berguna dalam situasi pertempuran yang tidak menentu.

5. Go no kata: Kanten no Jiu

Teknik kelima dari Pernapasan Air adalah Go no kata: Kanten no Jiu. Teknik ini memungkinkan pengguna untuk menghabisi nyawa iblis dalam satu kali serangan yang sangat cepat sekaligus mematikan.

Selain terlihat anggun, teknik ini bisa dibilang sebagai teknik pembunuh tanpa rasa sakit. Teknik ini bisa digunakan oleh pengguna saat musuh memutuskan untuk menyerah. Hal itu diperlihatkan Tanjiro saat dia mengalahkan ibu Rui. 

6. Roku no kata: Nejire Uzu

Roku no kata: Nejire Uzu adalah sebuah teknik tebasan yang berbentuk pusaran air. Tebasan tersebut mampu memotong apapun yang ada dalam jangkauannya. Selain itu, teknik ini lebih maksimal saat digunakan dalam pertempuran bawah air.

Berbekal kreatifitasnya dan kecerdikannya, Tanjiro mampu menggabungkan teknik ini dengan teknik yang ketiga. Alhasil, dia melahirkan sebuah teknik kombinasi bernama Nejire Uzu – Ryūryū yang berguna untuk menangkis serangan dari berbagai arah. 

7. Shichi no kata: Shizuku Hamon Tsuki

Teknik Pernapasan Air yang ketujuh adalah Shichi no kata: Shizuku Hamon Tsuki. Saat menggunakan teknik ini, pengguna akan menusukkan pedangnya tepat ke arah target dengan sangat cepat sekaligus akurat.

Dalam pertarungan melawan Susamaru, Tanjiro menggunakan variasi lain dari teknik ini yang disebut Shizuku Hamon Tsuki – Kyoku. Dia menyerang target dari sudut yang lebih spesifik hingga serangannya mampu menghentikan bola Susamaru meskipun hanya sesaat.

8. Hachi no kata: Takitsubo

Selanjutnya, ada teknik kedelapan bernama Hachi no kata: Takitsubo yang terinspirasi dari air terjun. Ketika mengeluarkan teknik ini, pengguna akan memotong target secara vertical dengan kekuatan penuh.

Meskipun demikian, pengguna teknik ini membutuhkan momentum yang tepat agar serangannya bisa lebih maksimal dan presisi. Teknik ini akan lebih efektif saat pengguna berada di udara dan menjatuhkan dirinya ke arah musuh.

Baca juga: Daftar Lengkap Teknik Pernapasan Cinta dalam Cerita Kimetsu no Yaiba

9. Ku no kata: Suiryū Shibuki – Ran

Ku no kata: Suiryū Shibuki – Ran mempunyai keunggulan saat pengguna bertarung di tempat yang sulit untuk dipijak. Tanjiro memperlihatkan teknik saat dia bertarung melawan Kyogai. Dalam pertarungan tersebut, dia berada dalam posisi yang kurang menguntungkan.

Melalui teknik kesembilan ini, Tanjiro mampu bergerak secara bebas dan leluasa hingga dia bisa menandingi Kyogai. Sebagai langkah penutup, dia pun mengalahkan Kyogai dengan tebasan yang sangat fatal.

10. Jū no kata: Seisei Ruten

Jū no kata: Seisei Ruten adalah teknik Pernapasan Air yang kesepuluh dan berwujud seekor naga. Teknik ini pertama kali diperlihatkan oleh Tanjiro saat dia bertarung melawan Rui. Dalam pertarungan itu, dia sempat terdesak dan berada dalam situasi yang kritis. 

Saat menggunakan teknik kesepuluh, pengguna akan mengeluarkan serangan beruntun tanpa jeda. Tebasan pedang tersebut akan meningkat lebih kuat seiring dengan momentum yang dihasilkan dari rotasi yang telah dilakukan.

11. Jū Ichi no kata: Nagi

Jū Ichi no kata: Nagi adalah sebuah teknik Pernapasan Air kesebelas yang dikembangkan oleh Giyu Tomioka. Dia memperlihatkan teknik ini saat dia bertarung melawan Rui. Saat menggunakan teknik ini, Giyu terlihat sangat tenang dan meningkatkan konsentrasinya.

Dia meminimalisir seluruh gerak tubuh yang tidak diperlukan hingga kemampuan bertahannya meningkat sangat drastis. Dengan teknik ini, dia mampu menangkis berbagai serangan musuh yang mengarah kepadanya.

Baca juga: 9 Karakter yang Mempunyai Tanda Pembasmi Iblis dalam Cerita Kimetsu no Yaiba

Previous Post Next Post

Contact Form