7 Pengguna Pernapasan Air dalam Cerita Kimetsu no Yaiba


Pernapasan Air adalah salah satu cabang Pernapasan utama yang paling menonjol dalam cerita Kimetsu no Yaiba. Ada beberapa pemburu iblis yang menggunakan gaya pernapasan ini untuk bertarung melawan para iblis.

Kira-kira, siapa sajakah mereka? Yuk, cek ulasan selengkapnya berikut ini!

1. Sakonji Urokodaki 

Sakonji Urokodaki merupakan mantan Hashira Air sekaligus mentor dari pemburu iblis berbakat, seperti Giyu Tomioka dan Tanjiro Kamado. Dia selalu terlihat menggunakan topeng tengu yang menjadi ciri khasnya.

Saat masih aktif menjadi pemburu iblis, Urokodaki sempat menangkap Hand Demon dan memenjarakannya di Gunung Fujikasane. Insiden tersebut membuat iblis terobsesi dengan balas dendam dan menghabisi nyawa murid-murid Urokodaki dalam ujian seleksi.

2. Giyu Tomioka

Giyu Tomioka adalah salah satu Hashira yang sangat kuat dalam pertarungan. Dia mempunyai jasa besar dalam hidup Tanjiro dan Nezuko. Berkat bantuannya, mereka berdua bisa bertemu dengan Urokodaki. 

Dalam hal kemampuan, Giyu sangat hebat dalam menggunakan Pernapasan Air. Dia bahkan mengembangkan teknik kesebelas yang disebut Nagi – Naori Hatō. Dia sempat terlibat pertarungan sengit melawan iblis tingkat tinggi, seperti Akaza dan Muzan.

3. Sabito

Sabito merupakan murid dari Urokodaki yang gugur saat ujian masuk pemburu iblis. Dia digambarkan sebagai anak muda dengan bekas luka di area pipinya. Selain itu, dia adalah teman seangkatan dari Giyu.

Menariknya, arwah dari Sabito turut membantu Tanjiro selama latihan akhir. Sabito memberikan beberapa saran yang penting bagi Tanjiro. Berkat bantuan Sabito, Tanjiro mampu menebas batu raksasa dengan pedangnya.

Baca juga: Para Pembuat Pedang dalam Cerita Kimetsu no Yaiba

4. Makamo

Sama seperti Sabito, Makamo termasuk murid Urokodaki yang telah gugur saat mengikuti ujian masuk pemburu iblis. Dia mempunyai wajah yang manis dan lembut. Selain itu, dia terlihat sangat dekat dengan Sabito.

Arwah Makamo juga turut membantu Tanjiro yang saat itu sedang berlatih. Dia mengoreksi setiap gerakan yang salah dari Tanjiro. Tidak seperti Sabito, dia berbicara dengan pelan hingga membuat Tanjiro sempat tersipu malu.

5. Murata

Murata pertama kali muncul dalam pertarungan melawan iblis di Gunung Natagumo. Walaupun dia hanyalah karakter sampingan, dia seringkali muncul dalam berbagai kesempatan. Dia pun berteman baik dengan Tanjiro.

Tanpa disangka-sangka, Murata merupakan teman seangkatan Giyu dan Sabito di masa lalu. Selain itu, dia termasuk pengguna Pernapasan Air. Meskipun demikian, kemampuannya sangat jauh berbeda dengan Giyu. 

6. Tanjiro Kamado

Tanjiro memutuskan untuk menjadi pemburu iblis agar dia bisa melindungi Nezuko dan mengembalikannya menjadi manusia. Dia pun berlatih keras di bawah bimbingan dari Sakonji Urokodaki. 

Tanjiro memang memiliki bakat sebagai pemburu iblis. Dia sangat terampil dalam bertarung dan menggunakan Pernapasan Air. Meskipun demikian, dia lambat laun mulai menyadari bahwa dia lebih cocok menggunakan Pernapasan Matahari.

7. Aoi Kanzaki

Dalam Second Fanbook, Aoi Kenzaki dijelaskan sebagai pengguna dari Pernapasan Air. Meskipun demikian, kemampuan bertarungnya tidak diperlihatkan secara jelas dalam cerita. Dia mengakui bahwa dirinya hanya beruntung bisa lolos dalam seleksi pemburu iblis.

Aoi pada aslinya sangat takut untuk terjun ke medan pertarungan. Sebagai gantinya, dia lebih memilih untuk membantu para pemburu iblis yang terluka di Rumah Kupu-Kupu. Dia pun sering terlibat momen lucu bersama Tanjiro dan teman-temannya.

Baca juga: Daftar Lengkap Teknik Pernapasan Cinta dalam Cerita Kimetsu no Yaiba

Previous Post Next Post

Contact Form