Mengenal Lebih Dekat Asahi Naruhaya dalam Cerita Blue Lock


Asahi Naruhaya merupakan salah satu anggota Tim Z yang cukup menarik untuk dibahas. Saat Seleksi Pertama, dia memang tidak begitu menonjol dibandingkan dengan rekan satu timnya. Namun, dia menunjukkan sisi yang berbeda Seleksi Kedua. 

Pada kesempatan kali ini, MogiMogy ingin mengulas lebih lanjut tentang sosok Naruhaya. Yuk, kita bahas langsung aja berikut ini.

Sifat dan Kepribadian

Naruhaya mempunyai sifat yang humoris dan suka bercanda di depan teman-temannya. Salah satu kebiasaan uniknya adalah dia suka mencuri makanan orang lain, khususnya milik Gagamaru. Meskipun dia terkesan santai, dia bisa berubah menjadi serius saat dia bertanding di lapangan. 

Seperti pemain lain, Naruhaya mempunyai tekad yang kuat untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Demi bisa bertahan di Blue Lock, dia pun tidak ragu-ragu untuk menjatuhkan pemain lain walaupun musuhnya adalah mantan rekan satu timnya.

Latar Belakang

Salah satu motivasi terkuat Naruhaya dalam bermain sepak bola adalah keluarganya. Dia mempunyai seorang kakak perempuan dan empat orang adik. Kedua orang tua mereka telah meninggal dunia. 

Mereka hidup dengan sederhana dan bisa dibilang serba keterbatasan. Karena itulah, Naruhaya bertekad untuk menjadi pemain sepak bola profesional agar dia bisa mendapatkan banyak uang dan memberikan hidup yang lebih baik kepada adik-adiknya.

Baca juga: 10 Pemain yang Paling Cepat dalam Cerita Blue Lock

Kemampuan Naruhaya

Meskipun tidak sehebat pemain Blue Lock lain, Naruhaya mempunyai kemampuan yang cukup mengesankan. Dia punya spesialisasi dalam bidang pergerakan tanpa bola. Dia pun menunjukkan keahlian berpikir analitikal yang cukup bagus.

Selain itu, Naruhaya mampu mengincar titik buta lawan. Dengan memanfaatkan timing yang tepat, dia bisa melewati pertahanan lawan yang selevel dengan dirinya tanpa kesulitan. Kemampuan itu sempat membuat Isagi kerepotan.

Berada dalam Satu Tim dengan Baro di Seleksi Kedua

Entah bagaimana ceritanya, Naruhaya berada dalam satu tim dengan Baro di Seleksi Kedua. Mereka diceritakan gagal dalam pertandingan 3v3 karena sikap egois Baro yang susah diajak bekerja sama. Mereka pun terpaksa mundur ke tahap sebelumnya.

Naruhaya dan Baro kemudian bertanding melawan Nagi dan Isagi. Pertandingan mereka berlangsung cukup sengit. Dalam pertandingan itu, Naruhaya lebih berperan sebagai pendukung karena dia hanya bisa menuruti Baro yang menganggap dirinya sebagai raja.

Meskipun begitu, Naruhaya lumayan unjuk gigi dan menampilkan permainan yang cukup mengesankan. Dia mampu membuat Isagi kerepotan selama beberapa saat. Selain itu, gaya permainannya yang telah berkembang dibandingkan Seleksi Pertama.

Harus Merelakan Impiannya

Naruhaya memang telah berjuang sekuat tenaga selama berada di Blue Lock. Namun, dia harus menerima kenyataan pahit karena dia gagal di Seleksi Kedua setelah dia dan Baro dikalahkan oleh Isagi dan Nagi.

Naruhaya menyadari kelemahannya sehingga dia tahu bahwa Isagi dan Nagi tidak akan memilih dirinya. Mereka berdua tentu saja lebih tertarik untuk mengajak Baro yang lebih unggul. Momen kekalahan Naruhaya terlihat cukup menyedihkan.

Membuat Isagi Selangkah Lebih Maju

Selama bertanding melawan Isagi, Naruhaya pada awalnya terlihat sangat percaya diri dan meremehkan Isagi. Dia menganggap bahwa Isagi bukanlah pemain yang jenius. Karena itulah, dia berusaha untuk mengincar kelemahan Isagi.

Meskipun sempat tertekan oleh Naruhaya, Isagi kemudian mempelajari sesuatu yang penting. Dia mencoba untuk beradaptasi dengan situasi di lapangan. Selain itu, dia mampu meniru jurus/gerakan andalan Naruhaya.

***

Mungkin itu saja penjelasan yang bisa penulis sampaikan tentang Asahi Naruhaya. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kalian seputar dunia Blue Lock. Terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca juga: 10 Pertandingan yang Paling Seru dalam Cerita Blue Lock Musim Pertama

Previous Post Next Post

Contact Form